Kelana Aprilianto : Meskipun Lahan Berkurang, Hasil Pertanian Harus Tetap Optimal

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Lahan pertanian di Sidoarjo terus berkurang. Hal itu membuat petani dituntut untuk mengoptimalkan lahan agar hasilnya bisa maksimal. Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah daerah harus hadir untuk memberikan stimulus bagi para petani.

[irp]

Baca juga: Diduga Ada Korban Terjebak dalam Kebakaran Pabrik Sepatu di Waru Sidoarjo

Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Sutarman  mengemukakan,  saat ini kondisi lahan pertanian di Sidoarjo  terus berkurang karena alih fungsi lahan.

"Lahan pertanian di Sidoarjo, terus berkurang dari 13.544,07 Ha menjadi 12.205,82 Ha. Padahal semuanya bukan lahan basah dan aktif," ujar Sutarman, Sabtu (21/11/2020)

Belum lagi,  banyaknya lahan pertanian yang berubah menjadi perumahan dan industry. Hal itu tentu saja akan menggeser ekosistem di persawahan yang menyebabkan semakin banyaknya hama.

 "Secara zonasi, kawasan pertanian di Sidoarjo juga tidak terklaster secara jelas karena disetiap kecamatan ada areal persawahan, kecuali di kecamatan Kota Sidoarjo," tambahnya.

Baca juga: Bupati Muhdlor Mulai Tata Pasar Rakyat, Pengelolaan Akan Diserahkan BUMDes

Ia menyebut peraturan daerah (Perda) Kabupaten Sidoarjo nomor 6 tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sidoarjo tahun 2009-2029 diterangkan bahwa zonasi untuk pertanian di Kota Delta meliputi 11 kecamatan yaitu Kecamatan Sedati, Candi, Tanggulangin, Krian, Tarik, Prambon, Wonoayu, Sukodono, Tulangan, Krembung, dan Balongbendo.

Sayangnya fakta dilapangan, kata dia,  kawasan-kawasan tersebut juga menjadi bidikan empuk bagi para pengembang perumahan karena memiliki lokasi yang strategis. Dilihat dari ketahanan pangan, IKP kabupaten Sidoarjo pada tahun 2019 tercatat memang melebihi nasional yakni 73,55, sedangkan IKP nasional 534,8 dan stok beras mencapai 500 ton.

Namun itu bukan murni hasil panen dari kabupaten Sidoarjo sendiri, namun disokong oleh Mojokerto sebagai salah satu penghasil beras berkualitas di Jawa Timur.

Baca juga: Jawab Keluhan Masyarakat, Pemkab Sidoarjo Bangun PJU Waru

"Agar ketahanan pangan di Sidoarjo ini tetap stabil, menurut saya pemanfaatan lahan pekarangan di rumah-rumah warga juga dapat menjadi solusi. Dengan banyaknya warga yang menanam sayur maupun buah, maka secara langsung pangan bagi warga Sidoarjo juga tetap terjaga " imbuh Sutarman.

Sementara itu, Kelana Aprilianto menjelaskan, untuk meningkatkan dan menjaga ketahan pangan di Kabupaten Sidoarjo, ia akan memberikan perhatian penuh.

"Kita juga akan memberikan bantuan alat pertanian kepada kelompok tani di Sidoarjo. Tentunya nanti dengan mekanisme yang diatur rinci dan transparan agar bantuan ini terarah langsung kepada petani" ujar Kelana.(bro)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru