KLIKJATIM.Com | Gresik – Bupati Gresik Dr Sambari Halim Radianto didampingi Wakil Bupati Gresik, Dr Mohammad Qosim dan Ketua DPRD Gresik Sementara, Abdul Qodir telah mengambil sumpah dan melantik Kepala Desa (Kades) baru. Pelantikan sebanyak 264 kades baru tersebut berlangsung di Hall Parkir Kantor Bupati Gresik, Senin (9/9/2019).
Mereka yang dilantik adalah para kades terpilih dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, pada Rabu tanggal 31 Juli 2019 lalu. Proses pengambilan sumpah dan pelantikan berjalan dengan khidmat.
Baca juga: Besok, Sebanyak 264 Kades di Gresik Akan Dilantik Bupati
Dalam sambutannya, Bupati Gresik, Sambari menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya dan dilantiknya kepala desa masa jabatan 2019 – 2025 untuk mengemban amanah masyarakat desa. “Terpilihnya saudara sebagai kepala desa mencerminkan besarnya harapan masyarakat akan adanya perubahan yang lebih baik,” ujar Bupati dua periode tersebut.
[caption id="attachment_6094" align="alignright" width="280"]
Bupati Sambari saat menyampaikan sambutan. (Humas for klikjatim.com)[/caption]
Karena itu, dalam menjalankan kepemimpinan seorang kades dituntut lebih visioner. Sehingga dapat mewujudkan harapan masyarakat, lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola berbagai potensi ekonomi di desa. Dengan begitu dapat membuka peluang berusaha bagi masyarakat, bahkan bisa meningkatkan pendapatan asli pemerintah desa.
"Di Pundak saudara, saya titipkan amanah masyarakat desa yang ingin diayomi dan mendapat pelayanan terbaik dari saudara. Masyarakat menantikan kebijakan dan strategi yang akan saudara lakukan ke depan, sehingga mampu mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi," paparnya.
Selanjutnya, Bupati juga menegaskan, bahwa para kepala desa adalah bagian terpenting pemerintahan di lingkup desa. “Anda adalah cerminan pemerintahan secara keseluruhan. Kalau anda semua (kepala desa) ini bagus, maka kecamatan akan bagus, demikian juga Pemerintahan Kabupaten juga bagus dan sampai pemerintahan pusat juga akan bagus,” jelas Bupati asal Desa Lowayu, Dukun tersebut.
[irp]
Dari total kades yang dilantik kali ini, ada 13 orang kades perempuan dan 251 kades laki-laki. Kemudian dari total jumlah tersebut, 61 orang merupakan petahana yang sudah pernah menjabat ketigakalinya. 82 kades sudah menjabat dua kali dan sebanyak 121 orang merupakan kepala desa yang baru pertama menjabat.
Masih banyaknya kades yang baru dilantik, sehingga Bupati Gresik menyampaikan dalam waktu dekat perlu ada pembekalan. Hal itu sangatlah penting untuk menambah wawasan dan pedoman bagi kepala desa.
“Kalau ada anggaran, kami akan melaksanakan pembekalan untuk para kepala desa ini. Mereka harus dibekali tentang aturan dan perundangan, pembekalan administrasi pedesaan dan administrasi penggunaan dana desa,” kata Sambari.
Menurutnya, ada empat hal yang perlu diketahui dan harus dilakukan kepala desa. Antara lain transparansi, akuntabilitas, pelibatan seluruh masyarakat desa dan disiplin tertib administrasi.
[irp]
Bupati juga mengingatkan para kades yang baru dilantik agar melupakan masa lalu. “Masa lalu yang kami maksud di sini, agar anda melupakan apa yang anda keluarkan saat mengikuti kontestasi kepala desa beberapa saat lalu. Lupakan, berapa uang dan tenaga yang anda keluarkan. Jangan berharap anda ingin mengembalikan dana serta tenaga yang sudah anda keluarkan. Yang penting anda harus merangkul semuanya. Terutama calon kepala desa yang tidak terpilih beserta tim suksesnya,” pesan orang nomor satu di lingkungan Pemkab Gresik itu.
Selanjutnya, Bupati juga meminta para kepala desa sepulang dari pelantikan agar melakukan silaturahmi. Yaitu kepada seluruh masyarakat di desanya masing-masing.
Dapat diketahui, dalam pelantikan kepala desa ini juga nampak hadir dari seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik, Ketua TP PKK Kabupaten Gresik, Maria Ulfa Sambari beserta seluruh pengurusnya. Lalu, ketua GOW Kabupaten Gresik, Zumrotus Sholihah Qosim, serta Ketua Dharma Wanita Kabupaten Gresik, Betty Andhy Hendro Wijaya. (nul/hen/*)
Editor : Redaksi