KLIKJATIM.Com | Malang—Sebab terbunuhnya Abdul Manan (42) yang ditemukan tergeletak di Jalan Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang terungkap. Dia dibunuh temannya sendiri, Matjikin (35).
[irp]
Aksi nekat Matjikin itu beralasan. Istrinya yang kini sedang berada di Taiwan menjadi Taiwan digoda oleh Abdul Manan. Selain menggonda, korban ternyata juga sering menjelek-jelekkan pelaku di hadapan sang istri. Bahkan, Matjikin diceraikan oleh istrinya.
"Korban dianggap telah menggoda istri tersangka, yang sekarang bekerja sebagai TKW di Taiwan. Sehingga membuat pelaku kesal dan menganiaya korban sampai meninggal dunia," beber Kapolres Malang AKBP Hendri Umar kepada wartawan di Mapolres Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Kamis (19/11/2020).
Hendri menegaskan motif dari kasus ini adalah pelaku dendam terhadap korban. korban oleh pelaku dianggap telah menghancurkan rumah tangganya.
"Keterangan kita dapatkan, pelaku ini marah kepada korban. Korban sering menjelek-jelekan pelaku kepada istrinya lewat Facebook Messenger. Hingga akhirnya istri pelaku memilih menceraikan pelaku," tegas Hendri Umar.
Matjikin dihadirkan dalam konferensi pers tak menyangkal jika dirinya jengkel terhadap korban. Amarah tak terbendung menyulut dirinya untuk menganiaya korban.
Baca juga: Beri Pembekalan Calon Jamaah Haji, Sekdakab Sampang Ingatkan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Bangsa
"Saya jengkel, dia (korban) telah merusak hubungan rumah tangga saya. Waktu itu saya mau berangkat ke sawah. Saya panggil dia, terus saya ambil celurit di motor," tutur Matjikin.
Menurut Matjikin, meski sudah memiliki istri dan anak, korban juga menjalin hubungan dengan istrinya yang berada di Taiwan sejak Agustus 2020 lalu.
"Sering komunikasi sama istri saya. Menjelek-jelekkan saya di hadapan istri sampai istri saya mengeluarkan surat cerai segala. Saya kesal," tandas Matjikin.
Baca juga: Ledakan Bom Ikan Rusak Rumah Warga Bantur Malang
Abdul Manan roboh di jalan desa dengan kondisi bersimbah darah, Rabu (18/11/2020), pagi. Saksi mata sebelumnya melihat korban tengah mendatangi sebuah warung terletak di area parkir wisata Sumbermaron di Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.
Tak lama, tragedy berdarah itu menggemparkan warga sekitar. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian. Petugas langsung datang, olah TKP digelar sekaligus menyelidiki siapa pelaku penganiayaan terhadap korban.
Dari hasil otopsi diketahui bahwa Dulmanan menderita lima kali luka bacokan. Masing-masing di bahu serta leher bagian kanan dan kiri. (hen)
Editor : Redaksi