Pekerjaan Lemot, PT Duta Komunikasi Selaku Pelaksana Dikirimi Surat Peringatan

klikjatim.com
Proyek Pipanisasi di Rembang. (Didik Nurhadi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Hingga saat ini perkembangan pekerjaan proyek pipanisasi di Kabupaten Pasuruan masih mencapai 20 persen. Capaian pekerjaan tersebut tidak sesuai target.

[irp]

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Dalam menyikapi pekerjaan yang cenderung lemot ini akhirnya Dinas Perumahan dan Pengawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan mengambil langkah tegas. PT Duta Komunikasi (DK) selaku kontraktor pelaksana terpaksa harus diberikan Surat Peringatan (SP) satu. 

Keputusan ini diambil agar proyek senilai Rp 13 miliar tersebut bisa selesai tepat waktu. "Surat peringatan sudah kami layangkan hari ini ke pihak kontraktor (PT Duta Komunikasi)," tandas Kabid Air Bersih dan Limbah Lingkungan di Dinas Perumahan dan Pengawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Ikwan Hadi, Senin (16/11/2020).

Dia mengimbau jangan sampai terjadi kemoloran dari jadwal yang sudah ditentukan. Karena itu pihak kontraktor disarankan segera melakukan penambahan alat berat, serta jumlah pekerja dalam proyek.

Baca juga: PLN UP2B Jawa Timur Gandeng Media Perkuat Pemahaman Publik tentang Pengelolaan Sistem Kelistrikan

Lebih detail diungkapkan bahwa titik proyek pipanisasi ini ada di dua wilayah, tepatnya di Gempol dan Beji. Untuk perkembangan masing-masing proyek di Gempol mencapai 62 persen dan Beji baru 23 persen. 

Saat dikonfirmasi, Shift Manager PT Duta Komunikasi, Ismawanto membenarkan adanya SP 1 (satu) dari dinas setempat. Hanya saja, dia berdalih terkait keterlambatan pekerjaan karena ada beberapa factor. Di antaranya material dan adminitrasi.

Baca juga: Blitar BerStylo Bersama: Pererat Kebersamaan Pengguna New Honda Stylo 160

"Sulitnya di material pipa, dua pekan kita menunggu. Otomatis waktu tersita," katanya.

Lalu, untuk penambahan pekerja dan jam kerja sebenarnya sudah dilakukan agar bisa mencapai sesuai target. Kendati demikian, namun pria asli Solo ini mengaku optimis bahwa proyek pipanisasi akan tetap bisa selesai tepat waktu. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru