KLIKJATIM.com | SURABAYA – Wakil Komandan Komando Pendidikan Operasi Laut (Wadan Kodikopsla) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal), Kolonel Laut (P) Phundi Rusbandi mewakili Komandan Kodikopsla Kodiklatal, Laksamana Pertama TNI Irwan Achmadi secara resmi menutup Pendidikan Brevet Komando Pasukan Katak (Dikbrevet Kopaska) TNI AL angkatan ke- 42 tahun, anggaran 2018 di Lapangan Apel Sekolah Kopaska Kesatrian Kodikopsla Kodiklatal, Ujung, Surabaya, Senin (08/07/2019).
Dikkopaska TNI AL angkatan ke-42 ini diikuti 25 prajurit TNI AL dari berbagai Kotama berpangkat Perwira Pertama, Bintara dan Tamtama. Sebelumnya mereka menempuh pendidikan selama sepuluh bulan di Sekolah Komando Pasukan Katak (Sekopaska) yang berada di bawah Pusat Pendidikan Khusus (Pusdiksus) Kodikopsla Kodiklatal.
[irp]
“Pendidikan Brevet Kopaska mempunyai tujuan dan sasaran untuk membentuk prajurit TNI AL yang berkualifikasi, Komando Pasukan Katak yang memiliki sikap dan mental Pancasila, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Serta memiliki kecakapan dan kemampuan untuk melaksanakan tugas-tugas khusus aspek laut, yang mencakup operasi intelijen maritim, penyusupan dan penghancuran sasaran melalui laut,” jelas Kolonel Laut (P) Phundi R, yang mewakili sambutan Komandan Kodikopsla Kodiklatal.
Kopaska merupakan pasukan khusus yang mampu berperan ganda. Selain melaksanakan tugas intelijen, Kopaska juga mampu melakukan pembersihan bawah air untuk melemahkan kekuatan musuh. Terutama mendukung operasi amphibi dan peperangan laut khusus.
[irp]
Dengan kemampuan prajurit Kopaska, diharapkan mampu mendekati sasaran operasi dari segala penjuru. Mulai darat, udara, permukaan air maupun dari bawah air secara senyap tanpa diketahui musuh.
Pati bintang satu di pundak ini mengucapkan, selamat dan bangga atas keberhasilan para siswa dalam menyelesaikan pendidikan dengan baik. “Kepada para mantan siswa Dikkopaska agar terus berusaha untuk belajar dan berlatih secara rutin. Karena pendidikan yang dijalani baru merupakan pendidikan dasar, yang harus terus menerus dikembangkan melalui latihan-latihan yang berlanjut di kesatuan,” pungkasnya. (lam/roh)
Editor : Redaksi