klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pantau Hasil Implementasi Program Prioritas Nasional di Lamongan, Pak Yes Tegaskan Komitmen Dukung Asta Cita

avatar Rozy
  • URL berhasil dicopy
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menggelar doa bersama dalam rangka memperingati dua tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menggelar doa bersama dalam rangka memperingati dua tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

KLIKJATIM.Com | Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk memastikan program prioritas nasional berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menggelar doa bersama dalam rangka memperingati dua tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Pendopo Lokatantra, Selasa (20/10/2026) malam.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian pembangunan sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan Asta Cita di Kabupaten Lamongan.

“Alhamdulillah, malam ini kita bersama-sama memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Momentum ini bukan hanya untuk mensyukuri hasil pembangunan, tetapi juga memperkuat tekad agar program Asta Cita berjalan dengan baik, khususnya di Lamongan,” tutur Pak Yes.

Salah satu fokus Asta Cita yang terus diperkuat di Kabupaten Lamongan ialah ketahanan pangan. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Lamongan terus mendorong produktivitas pertanian melalui fasilitasi, dukungan, dan pendampingan kepada petani.

Produksi padi Lamongan yang menjadi yang terbesar di Jawa Timur merupakan kontribusi nyata daerah dalam mendukung swasembada pangan nasional, termasuk penguatan pada komoditas gula.

“Ini bukan sekadar tentang capaian produksi, tetapi bagaimana pemerintah hadir mendorong, memfasilitasi, dan memberikan dukungan agar swasembada pangan, termasuk swasembada gula, dapat berjalan dengan baik,” jelas Pak Yes.

Di sektor kesehatan, pelaksanaan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kota Soto mencatatkan tren positif. Berdasarkan data per 15 Oktober 2026, total kehadiran masyarakat dalam PKG mencapai 692.983 orang atau setara 108,75 persen dari target nasional. Angka ini melanjutkan capaian tahun 2025 yang berhasil menjaring 521.516 orang (105,93 persen dari target nasional).

Sementara itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyasar hampir 350 ribu penerima manfaat di seluruh wilayah Lamongan sebagai upaya pemenuhan gizi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Pada sektor penguatan ekonomi kerakyatan, Pemkab Lamongan memasifkan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dari total 474 desa dan kelurahan, sebanyak 327 koperasi telah terbentuk dan 90 di antaranya telah beroperasi penuh dengan pendampingan berkelanjutan.

Sektor pendidikan juga mendapat perhatian khusus melalui persiapan pembangunan fisik Sekolah Rakyat permanen di kawasan Tlogoanyar di atas lahan seluas 6 hektare, memindahkan fasilitas yang sebelumnya beroperasi sementara di Brondong.

Di samping mengawal program nasional, Pemkab Lamongan tetap merealisasikan 15 program prioritas daerah:

  • Jalan Mulus Lamongan (Jamula): Progres capaian telah mendekati 70 persen kondisi jalan mulus dan akan dilanjutkan dengan peningkatan infrastruktur irigasi pertanian.
  • Lamongan Menyala: Program pemerataan PJU dengan target pemasangan 10.000 titik lampu jalan di tahun mendatang guna menunjang keamanan dan mobilitas warga.

“Program-program pembangunan akan terus kita dorong agar berkelanjutan dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” tegas Pak Yes.

Editor :