klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Disperindag Jatim Luncurkan Pondok Kurasi dan Gerai BBI 360

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemprov Jatim terus mendorong dan memfasilitasi para pelaku IKM-UKM untuk bisa naik kelas, salah satu caranya dengan meluncurkan Pondok Kurasi dan Gerai Bangga Buatan Indonesia (BBI) 360.

[irp]

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jatim Drajat Irawan mengatakan, di dalam Pondok Kurasi, nantinya para pelaku IKM bisa meningkatkan standar kualitas produk.

"Pondok kurasi ini bagaimana kemudian mengkurasi dengan berbagai parameter mulai legalitas kemudian kualitas produk, kemasan dan legalitas sehingga dari situ akan diperoleh satu UKM yang punya daya saing," ujar Drajat usai peresmian Gedung Baru Disperindag Jatim, Kamis (23/9/2021) malam.

Sementara itu, Gerai BBI 360 adalah manifest tempat gelaran produk unggulan IKM-UKM di Jatim untuk mempromosikan sekaligus menjual produk ke masyarakat secara hybrid.

"Gerai 360 adalah bagaimana pelaku usaha yang ketika pandemi Covid-19 tidak bertemu langsung dengan konsumen, kita punya solusi hybrid. Barang hasil kurasi itu kita masukkan ke dalam gerai sehingga biasanya kalau pameran hanya tiga, empat, enam hari, kita sepanjang hari. Karena di situ langsung bisa masuk ke website kita sehingga masyarakat langsung bisa mengakses di dalam gerai 360," jelasnya.

Pada kesempatan sama, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi inovasi Disperindag Jatim dengan adanya Program Pondok Kurasi yang bertujuan meningkatkan daya saing UKM/IKM tersebut.

Khofifah mengatakan, pembentukan Gerai BBI 360 derajat merupakan upaya mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo agar masyarakat mencintai karya anak bangsa, utamanya produk IKM/UKM lokal.

"Jadi kalau ada gerai di sini harapannya akan ada pertemuan-pertemuan produk bukan pertemuan fisik yang membuat membuat produk, tapi pertemuan produk yang bisa mempromote masing-masing unggulan dari daerah," katanya.

Ia mengklaim, produk UMKM di Jatim sebenarnya sudah memiliki kualitas tinggi. Hanya saja diharapkan capaian itu bisa terus ditingkatkan dengan adanya kurasi. "Maka kurasi itu menjadi penting. Pondok kurasi ini sebetulnya berseiring dengan rumah kurasinya BI, sama itu fungsinya," pungkasnya. (rtn)

Editor :