KLIKJATIM.Com | Gresik — Rapat kerja pertama Panitia Khusus (Pansus) rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Perubahan Modal Dasar dan Penyertaan Modal Pada Perumda Giri Tirta (PDAM) berlangsung panas.
[irp]
Pasalnya anggota pansus terbelah, satu pihak meminta Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta menjelaskan kondisi riil perusahaan terlebih dahulu, sementara pihak lain ingin langsung membahas subtansi Ranperda.
Salah satu anggota Pansu 2 yang membahas Ranperda itu, Abdullah Hamdi mendesak jajaran Perumda Giri Tirta merinci total kerugian yang disebabkan kebocoran pipa.
“Sebelum kita membahas rencana penyertaan modal, harus mengetahui secara detail dulu kondisi eksiting Perumda Giri Tirta saat ini. Karena, kebocoranya mencapai 40 persen, itu bukan bocor tetapi jebol,” tutur Hamdi dalam Rapat Pansus, Kamis (23/9/2021).
Hal itu penting dilakukan karena menurut Hamdi, sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR), batas kebocoran layanan air bersih maksimal 20 %.
"Jadi sangat penting kita urai dulu problemnya," tegasnya.
Hal senada dikatakan oleh Anggota Pansus 2 lainnya, Syaichu Busyiri yang mengecam direksi Perumda Giri Tirta karena selalu beralasan kebocoran yang sangat tinggi karena warisan direksi sebelumnya.
Padahal, Perumda Giri Tirta juga mendapat penyertaan modal sebesar Rp 25 miliar yang dicairkan melalui APBD Gresik pada tahun 2019 lalu.
“Kami minta laporan penggunaan penyertaan modal sebesar Rp 25 miliar itu. Dari situ kita bisa mempelajari, apakah sepakat untuk merekomendasikan permintaan tambahan penyertaan modal atau tidak. Buat laporannya selama dua tahun ke belakang sejak direksi baru. Kalau tidak ada laporannya, kita tidak setuju untuk ranperda tentang Perubahan Modal Dasar dan Penyertaan Modal Pada Perumda Giri Tirta ini,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Pansus 2, Muhammad Zaifuddin mengakui adanya pro dan kontra di internal pansus yang dipimpin. Dan pihaknya sudah mengambil jalan tengah agar pansus tetap berjalan sesuai dengan jadwal.
“Sebenarnya, pansus 2 masih mendengarkan penjelasan dari direksi Perumda Giri Tirta. Karena ada pro dan kontra, kita minta direksi memberikan laporan untuk penggunaan penyertaan modal yang sudah cair Rp 25 miliar secara tertulis. Nah, kita juga mendengarkan pemaparan rencana penggunaan penyertaan modal sebesar Rp 113 miliar sesuai dengan Ranperda tentang Perubahan Modal Dasar dan Penyertaan Modal Pada Perumda Giri Tirta,” urai dia.
Dijelaskan politisi Partai Gerindra ini, Perumda Giri Tirta hanya butuh penyertaan modal sebesar Rp 7 miliar untuk penyerapan air dari Umbulan. Selain itu, butuh tambahan modal sebesar Rp 15 miliar untuk pendamping untuk pendanaan dari NUWSP sebesar Rp 36 miliar.
“Sisanya ada program hibah dari pemerintah pusat dan pemanfaat air Umbulan dari pinjaman PEN. Karena ada hutang yang dilakukan oleh pemerintah daerah ke PEN, kami pertanyakan ke Bagian Hukum Pemkab Gresik. Dan hal itu, diperbolehkan,” tandas dia.
Kendati demikian, sambung Zaifuddin, Pansus 2 tidak serta merta menerima penjelasan dari direksi Perumda Giri Tirta. Untuk menambah referensi, maka Pansus 2 melakukan study banding ke PDAM di Malang.
“Nanti dalam finalisasi, kami akan bahas tuntas sebelum memberikan rekomendasi,” ungkapnya. (rtn)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Tiga Nelayan Jember Hilang Diterjang Ombak, SAR Perluas Pencarian hingga 48 Mil Laut
KLIKJATIM.Com | Jember – Tim SAR gabungan masih mencari tiga nelayan yang hilang setelah Kapal Layar Motor (KLM) Pantes terbalik dihantam ombak di perairan Pa…
HMI Dukung Pemkab Sidoarjo Tertibkan Penjualan Miras dan Cegah Penyebaran HIV/AIDS
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo menyatakan dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberantas peredaran minuman keras miras…
Penipuan Berkedok Investasi Rugikan Rp 2,4 Miliar, Polres Kediri Tahan Pelaku
Tiga warga Kabupaten Kediri mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan berkedok investasi atau modal kerja. Total kerugian yang mereka laporkan…
Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Wujudkan Pelayanan Publik Inklusif
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat komitmen mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan mudah diakses seluruh masyarakat melalui …
CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel bagi Nasabah dan Masyarakat
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Memeriahkan semangat kemerdekaan Indonesia dengan mendorong gaya hidup aktif dan kebersamaan…
Kebakaran Hutan Rakyat di Magetan Meluas, 5 Hektare Lahan Dilalap Api
Kebakaran melanda kawasan hutan rakyat di Dusun Sendung, Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Rabu (19/8/2026). Api diperkirakan membakar lah…