klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Najikh dan Edy Terpental, Washil Disebut Kandidat Kuat Sekda Gresik

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Dari Kiri: Achmad Washil Miftahul Rahman, Budi Raharjo dan Abu Hasan.
Dari Kiri: Achmad Washil Miftahul Rahman, Budi Raharjo dan Abu Hasan.

KLIKJATIM.Com | Gresik—Seleski terbuka calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik akhirnya diketahui. Tiga nama, menjadi kandidat kuat.

[irp]

Ketiganya yakni Achmad Washil Miftahul Rahman, Budi Raharjo dan Abu Hasan. Munculnya tiga nama itu mengagetkan banyak pihak. Sebab, banyak kalangan justru menjagokan nama Mokhamad Najikh dan Edy Hadisiswoyo. Sayangnya, dua nama terakhir itu justru malah terpental dari bursa sekda.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gresik Adi Yumanto mengatakan bila pengumuman tiga besar bisa dilakukan lebih cepat karena tahapan assessment center sudah dilalui para calon yang semuanya berasal dari Kabupaten Gresik.

"Kita maju (pengumumannya), karena tidak ada assessment center, 5 kandidat calon sekda, mereka sdh melakukan assessment center saat April 2021," ungkap Adi.

Sementara assessment center itu, sertifikat lulusnya, bisa berlaku 3 tahun. 

"Karena tidak ada peserta dari luar Gresik," tandas Adi.

Usai pengumuman, panitia seleksi menyampaikan tiga nama tersebut kepada Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.

Kemudian Bupati mengusulkan tiga nama kepada Gubernur Jatim dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk ditetapkan sebagai Sekda Kabupaten Gresik.

"Tetap 3 nama (yang  diusulkan), itu hanya melaporkan, tapi KASN tetap menjawab," imbuh Adi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada satu nama calon kandidat yang menguat dan punya peluang paling besar ditetapkan sebagai Sekda, yaitu Achmad Washil Miftahul Rahman.

"Yang kuat Pak Washil," ujar sumber dari internal Pemkab Gresik yang namanya minta tidak ditulis.

Washil sendiri saat dihubungi mengaku tidak terlalu memikirkan hal itu, pria yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) itu hanya berharap bisa  menjalankan amanah apabila dipercaya mengemban tugas dan menyerahkan penetapan sekda definitif kepada atasannya (Bupati).

"Apa kata kanjengnya mas, prajurit ngikuti apa katanya kanjengnya," ucap Washil yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan Rakyat.

Sedangkan Budi Raharjo merupakan mantan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gresik yang kini menjadi Kepala Dinas Ketenagakerjaan.

Sementara, Abu Hasan merupakan mantan Kepala Satpol-PP Kabupaten Gresik yang sempat menjadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik. Saat ini Abu Hasan dipercaya menjadi asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik.(mkr)

Editor :