Baca juga: Bupati Muhdlor Mulai Tata Pasar Rakyat, Pengelolaan Akan Diserahkan BUMDes
Acara debat publik yang berdurasi 120 menit tersebut dimulai tepat pukul 19.00 WIB. Berbagai permasalahan diperdebatkan untuk mendapatkan solusi cerdas dalam membawa Sidoarjo lebih maju.
Pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan baik oleh panelis maupun sesama Paslon berusaha dipaparkan oleh ketiga pasangan.
H.Sumi Harsono ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, memberikan penilaian, performa Paslon nomor urut 3 Kelana-Astutik ideal dalam penguasaan materi.
Ia menyatakan, perdebatan berlangsung seru. Ketiga Paslon berusaha melontarkan pertanyaan kepada Paslon lain, tetapi ada kelebihan pada Kelana Aprilianto - Dwi Astutik.
"Setelah menyaksikan debat secara langsung, memang ketiga Paslon ada kelebihan dan kekurangan dalam menjawab dan memaparkan materi debat", ungkap Sumi.
Tetapi kata Sumi, penguasaan materi beberapa pertanyaan dan pemaparan yang disampaikan pasangan Kelana-Astutik sangat memuaskan. Terutama permasalahan penanganan anak terlantar di Sidoarjo.
Baca juga: Jawab Keluhan Masyarakat, Pemkab Sidoarjo Bangun PJU Waru
"Dengan sangat cerdas, Bunda Dwi Astutik menyatakan akan dilakukan pembinaan dan jangan sampai ada anak yang tidak sekolah," ucapnya.
Secara obyektif Sumi menilai, dari ketiga Paslon, pasangan nomor urut 3 Kelana-Astutik masih memimpin dalam hal penguasaan materi debat dan hal tersebut sungguh sangat membanggakan warga Sidoarjo.
"Kalau dinilai dari tiga paslon, Kelana-Astutik, nilainya paling tinggi," terang Sumi. (hen)
Baca juga: "Prank” Ala Penjual Es Buah di Sidoarjo, Ngakunya Korban Begal Ternyata Acting
Editor : Satria Nugraha