Dukung Qosim-Alif, Pondok Wong Bodho Menganti Berharap Lapangan Kerja Diperluas

klikjatim.com
Pak Qosim saat bersholawat diiringi oleh grup ishari. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Keluarga pondok mburi 'Wong Bodho' Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, resmi mendeklarasikan dukungannya kepada paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim - dr. Asluchul Alif. Pada Kamis malam (15/10/2020) kemarin, puluhan relawan serta Jam'iyah Ishari Desa Sidowungu tampak antusias menyambut kedatangan cabup nomor urut 1 sambil menyuarakan slogan 'Qosim Alif, Rakyat Bersatu, Gresik Maju' yang disertai dengan lantunan sholawat Sidnan Nabi.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Salah satu relawan Pondok Mburi Wong Bodho, M. Amiruddin menegaskan, pihaknya bersama para relawan yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat seperti serikat buruh dan komunitas sangat berharap dengan kepemimpinan Qosim-Alif (QA). Jika nanti terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2020-2025, Pak Qosim bersama Dokter Alif diharapkan bisa terus menekan angka pengangguran di Kota Industri ini, khususnya wilayah Gresik Selatan.

"Di samping melanjutkan program yang baik sebelumnya, kami mempunyai harapan besar kepada QA untuk membuka akses lapangan pekerjaan kepada usia produktif dan juga bisa menurunkan angka ketimpangan kemiskinan di Kabupaten Gresik," jelas pria berusia 24 tahun itu.

Selain itu, Kabupaten Gresik yang banyak berdiri perusahaan juga harus diimbangi dengan penataan di sektor lingkungan. "Nanti juga menjadi tugas dari QA jika ditakdirkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati, yaitu memberikan perhatian kepada lingkungan agar tetap bersih dan hijau," tuturnya.

Ketua Panitia Deklarasi Relawan Pondok Mburi Wong Bodho, Sugito (31), optimis dan bertekat meraih suara untuk paslon QA 72%. "Pak Qosim sudah berpengalaman dan target kami untuk kemenangan QA 72%," tegasnya.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Sementara itu cabup nomor urut 1 Moh. Qosim mengatakan, saat ini angka pengangguran Gresik ada sekitar 36 ribu. Jika pada tanggal 9 desember nanti mendapatkan amanah dari warga Gresik, pihaknya bersama Dokter Alif akan mensinergikan antara program kerja pemerintah daerah pada dinas ketenagakerjaaan dengan perusahaan.

"Jadi setiap awal tahun agenda tri wulan, pemerintah harus mendapatkan laporan berapa karyawan yang purna beserta bidang-bidangnya," katanya.

Setelah mendapatkan data karyawan yang purna atau pensiun, baru akan disiapkan penggantinya dari putra-putri asli Gresik.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

"Anak-anak Gresik nantinya akan dilatih oleh pemerintah, sesuai kebutuhan bidang di pabrik atau perusahaan yang sebelumnya sudah ada koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah," menurutnya.

Selanjutnya Pak Qosim menambahkan, bagi para pengusaha baru yang memulai bisnis di Gresik harus memprioritaskan putra daerah. "Untuk perusahaan baru, perekrutan diperuntukkan (prioritas) warga Gresik. Kecuali jika perusahaan membutuhkan skill atau keahlian khusus bagi karyawannya," tandasnya. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru