KLIKJATIM.Com | Surabaya—Driver ojek online (ojol) perlu lebih hati-hati lagi saat mengantar penumpang. Sebab, Ahmad (34) seorang penumpang jasa ojol telah mempersiapkan untuk membegal pengemudinya.
[irp]
Namun, kini dia telah meringkuk di sel tahanan Mapolsek Genteng, Surabaya setelah aksinya berhasil digagalkan. Ternyata aksi Ahmad membegal seorang driver ojol bernama Dimas itu telah direncanakan dari sejak dari rumah.
Dia sengaja berangkat dari rumahnya di Bangkalan ke Surabaya. Sesampainya di terminal Bungurasih dia akan menggunakan jasa ojol. Di situlah dia akan menjadikan ojol mangsanya.
Benar saja, sesampainya di Jalan Undaan Kulon driver ojek online itu dibacok dengan senjata tajam dari belakang. Akibatnya driver ojek online itu mengalami luka robek di bagian kepalanya. Beruntung aksi itu berhasil digagalkan lantaran ketahuan banyak warga.
Kepada polisi, Achmad mengaku terpaksa berbuat nekat membegal ojol lantaran terdesak kebutuhan hidup. Di Bangkalan sana, Achmad mengaku memiliki istri dan dua anak. Sementara selama ini dia pengangguran.
Baca juga: Gemerlap Surabaya Vaganza 2026, Parade Malam Hari Banjir Spot Estetik
"Saya punya dua anak. Ya terpaksa karena tidak ada pekerjaan. Buat makan rencananya" aku tersangka di Mapolsek Genteng, Rabu (14/10/2020).
Kapolsek Genteng, Kompol J.F. Kennedy mengatakan, pelaku ternyata bukan kali ini saja berbuat jahat. Sebelumnya, tepatnya pada 2018 lalu tersangka pernah ipenjara lantaran terbukti mencuri motor.
“Pelaku merupakan residivis curanmor pada 2018 lalu,” ungkapnya.
Baca juga: Gubernur Khofifah Sambut Rombongan Bhikkhu Lintas Negara di Grahadi
Kennedy membenarkan tersangka telah merecanakan perbuatan jahatnya dari rumah dengan target pengemudi ojol di Surabaya.
“Senjata tajam juga dibawa pelaku dari rumah,” tambah dia. (mkr)
Editor : Redaksi