ASN Pemkab Lamongan Terpapar Covid-19, Dinkes Tak Ungkapkan Jumlahnya

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Sterilisasi di Gedung Kantor Sekretariat Pemkab Lamongan oleh petugas BPBD dan Dinkes setempat. (Abdul Aziz Qomar/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Lamongan - Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lamongan, mengkonfirmasi adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat yang terpapar corona. Hanya saja, untuk jumlah abdi negara yang terkonfirmasi ini tak diungkapkan.

[irp]

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lamongan, dr. Taufik Hidayat membenarkan adanya ASN yang terpapar Covid-19. Namun dia mengaku tidak tahu berapa jumlahnya.

"Ada yang kena, tapi jumlahnya saya tidak tahu. Ada permintaan dari sekretariatan untuk dilakukan penyemprotan disinfeksi selama 3 hari mulai Jumat, Sabtu dan Minggu," ujar dr. Taufiq yang merupakan Koordinator Bidang Preventif dan Promotif Satgas Penanganan Covid-19 Lamongan, Jumat (10/10/2020).

Selain langkah sterilisasi, Satgas juga melakukan tracing kepada siapa saja yang sempat kontak dengan ASN tersebut. Lebih lanjut, Taufik pun menyarankan dilakukan sterilisasi secara berkala tanpa menunggu ada yang terpapar.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

"Sterilisasi tidak hanya dengan penyemprotan, tapi bisa dengan cara lain. Misalnya fogging atau ozon agar bisa menyeluruh ke semua bagian ruangan," sarannya.

Terpisah, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Lamongan, Arif Bachtiar mengakui bahwa sterilisasi di kantor Pemkab Lamongan ini dilakukan setelah ada ASN terpapar Covid-19. Sekarang mereka yang terpapar sudah diisolasi dan diobservasi di rumah sakit.

Baca juga: PLN UP2B Jawa Timur Gandeng Media Perkuat Pemahaman Publik tentang Pengelolaan Sistem Kelistrikan

Arif menambahkan, Senin (12/10/2020) depan aktivitas perkantoran Pemkab Lamongan akan tetap buka. ASN lainnya pun masuk seperti biasa.

"Penyemprotan disinfektan dilakukan di semua ruangan dari lantai dasar hingga 8, Senin tetap masuk seperti biasa," bebernya. (nul)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru