KLIKJATIM.Com | Surabaya - Dokter Tirta Mandira Hudhi menyebutkan, Kota Surabaya selama tujuh bulan terakhir telah sukses menangani pandemi Covid-19. Bahkan, dia mengaku ikut menyaksikannya secara langsung.
[irp]
"Dulu di bulan Juni, Surabaya di anggep blackzone, santer terdengar perselisihan Pemprov Jatim dan pemkot. Bu Risma, ga peduli politiknya, fokus buat swab gratis tis tis tis," tulis dr Tirta lewat akun Instagramnya @dr.tirta, Sabtu (26/9/2020).
Dokter Tirta bahkan mengaku, dirinya juga sempat menemani Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat survei ke lapangan. "Saya juga yang nemenin, data saya pegang, nyatanya sekarang di Surabaya gencar swab gratis pake pemegang KTP Surabaya," tulisnya lagi.
Dia menambahkan, saat ini warga Surabaya bisa datang ke puskesmas atau ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang diresmikan beberapa waktu lalu. Nanti akan dilayani secara gratis.
"Gratis orang kaya, miskin bisa swab. Gratis. Kalo positif ditanggung juga. Gratis," tegasnya.
Tidak hanya itu saja. Tirta melanjutkan, bagi KTP luar Surabaya cukup hanya membayar Rp 125 ribu.
Di sisi lain, ungkapnya, cafe di Surabaya juga dibuka serta ramai. "Trus kalo ada razia masker, ga di denda, melainkan d swab gratis. Gratis bro. Sumpah Enak tenan. Saya ke Surabaya Juni, bertemu grass root, ke pasar, dan saya liat sendiri. Ini bukti kepala daerah yg care ama rakyatnya," tulis Tirta.
Lebih lanjut, kata dia, pada akhirnya kasus aktif di Surabaya bisa ditekan sampai 4 persen. Dari blackzone atau zona hitam menjadi greenzone atau zona hijau Covid-19.
Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Mandangin Sampang Masih Nihil
Secara perlahan ekonomi di Surabaya juga membaik. Warga pun bisa melakukan aktivitas. "Cangkruk rame. Jujur aku terharu bro. Juni aku ke SBY serius parah," katanya.
"Ada warga surabaya di sini ? Selamat kalian kompak dan keren. Saya akan bahas perjuangan kota sby ini, di live ke 5.0 data lengkap ada di saya," pungkasnya. (nul)
Editor : Redaksi