Agar Tak Dijiplak, Inovasi dan Kreasi Pebatik Jatim Diminta Daftar HAKI

klikjatim.com
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menemui pengrajin batik di Pamekasan. (Sohibul Anwar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Pamekasan - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut jika para pengrajin batik di Jatim sudah waktunya mendaftarkan inovasi desainnya kepada Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

[irp]

Baca juga: Gubernur Pimpin Tanam Perdana Tebu di Kediri, Jatim Perkuat Peran sebagai Penopang Swasembada Gula Nasional

Sebab menurutnya, produk industri kreatif seperti desain batik ini merupakan sebuah produk yang patut diakui sebagai bagian dari ekonomi kreatif.

“Kreativitas dan inovasi terhadap desain batik yang sudah menjadi produk harus segera didaftarkan kepada Hak Kekayaan Intelektual," ujar Khofifah di Sentra Batik Pamekasan, Senin (14/9/2020) lalu.

Baca juga: Dorong Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Integritas dan Karakter Kuat

Tidak hanya itu, Khofifah juga mengajak agar masyarakat Jatim turut bangga dengan produk-produk buatan anak negeri, seperti halnya dengan mencintai produk batik asli Jatim.

"Ajakan ini menjadi salah satu strategi memulihkan ekonomi Indonesia khususnya di Jatim akibat pandemi covid-19," tandasnya.

Baca juga: Ajang Kalibrasi Kompetensi Layanan AHASS, MPM Honda Jatim Sukses Gelar 30th AHM-TSC Regional Jatim dan NTT

Perlu diketahui, geliat pertumbuhan pelaku UMKM di Jatim mampu berkontribusi terhadap PDRB Jatim sebesar 54 persen. Ditambah lagi, jumlah pelaku UMKM di Jatim juga telah mencapai 9,78 juta. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru