KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kabar duka kembali menyelimuti para tenaga kesehatan di Jawa Timur. Seorang perawat yang bertugas di Pamekasan, Madura, bernama Nufia Anggreini menghembuskan nafas terakhir karena positif Covid-19, Minggu (6/9/2020) pukul 15.45 WIB.
[irp]
Kabar duka ini disampaikan Ketua DPW PPNI Jatim, Prof Nursalam Mnurs. Almarhumah Nufia meninggal di usia 39 tahun. Dia merupakan salah satu perawat yang bertugas melayani pasien COVID-19 di RSUD dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan. "Terpapar COVID-19. Almarhum Nufia meninggal melayani pasien Covid-19," ujarnya.
Prof Nur mengatakan, almarhum yang meninggal di usia 39 tahun ini memiliki komorbid. Keluhan sesak nafas dan pilek tersebut dirasakan selama sepekan.
Mendiang Nufia merupakan warga Kelurahan Bugih, Kota Pamekasan. Perawat Nufia juga lulusan S1 Keperawatan di Universitas Airlangga Surabaya.
Di Pamekasan, total ada dua perawat yang meninggal terpapar Covid-19. Namun, perawat pertama yang meninggal di Pamekasan tidak bertugas melayani pasien COVID-19 seperti almarhumah.
Baca juga: Tingkat Pengangguran Jatim Turun Jadi 3,55 Persen, Khofifah Sebut Ekonomi Tumbuh Inklusif
"Ada dua yang meninggal terpapar COVID-19 di Pamekasan. Pertama pensiunan dan tidak sedang melayani pasien, kedua almarhum Nufia yang melayani pasien COVID-19," pungkasnya. (bro)
Editor : Abdus Syukur