KLIKJATIM.Com | Gresik - Update pasien positif Covid-19 Kabupaten Gresik terus bertambah, dan status zona orange masih kuat di Kabupaten Kota Wali ini. Per hari ini, Sabtu (29/8/2020) ada 25 orang yang sembuh dari total 2036 orang yang sembuh di Kabupaten Gresik.
[irp]
Pasien sembuh di akhir pekan itu di antaranya berasal dari Kecamatan Balongpanggang 1 dari Desa Ngampel 1. Kecamatan Driyorejo 5 dari Desa Petiken 1 Mulung 1 Kesamben Wetan 2 Bambe 1. Kecamatan Kebomas 8 Dari Desa Sekarkurung 1 Randuagung 1 Prambangan 1 Ngargosari 1 Kawisanyar 1 Kawis Anyar 1 Giri 2. Kecamatan Kedamean 1 dari Desa Ngepung 1. Kecamatan Manyar 7 dari Desa Tebalo 1 Sukomulyo 3 Suci 1 Sembayat 1 Banyuwangi 1. Kecamatan Menganti 3 dari Desa Menganti 1 Bringkang 2.
Meski demikian, ada satu pasien positif Covid-19 yang meninggal dari Desa Ngepung, Kecamatan Kedamean, Gresik.
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan, status Kabupaten Gresik zona orange harus dipertahankan dan terus melakukan pencegahan bersama-sama.
"Jangan sampai kita balik kanan zona merah seperti Kota Surabaya, dan Sidoarjo," kata Sambari saat memberikan arahan sambutan kepada asosiasi badan permusyawaratan desa nasional (ABPEDNAS) melalui virtual.
Baca juga: Bupati Gresik Berangkatkan 376 Jamaah Haji Kloter 46
Dan total pasien yang terkonfirmasi positif di Kabupaten Gresik ada 2614, 410 menjalani isolasi dan perawatan, dan 2036 selesai atau sembuh.
[irp]
Sementara Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Gresik drg. Saifudin Ghozali mengatakan, pihaknya terus menghimbau kepada masyarakat untuk memakai masker sebagai kebutuhan dan menjaga kesehatan bersama.
Baca juga: Lepas Jamaah Haji Kloter 46, Bupati Gresik Berpesan untuk Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
"Memakai masker ini menjadi kebutuhan yang harus dilakukan selama masa pandemi ini belum sirna dan berlalu," tuturnya.
Dengan kedisiplinan masyarakat, Ghozali berharap Gresik perlahan memasuki zona kuning sampai zona hijau.
"Doakan Gresik bisa bertahap zona kuning, kemudian hijau," pungkas Kadinkes Gresik itu. (mkr)
Editor : Redaksi