KLIKJATIM.Com | Gresik--Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik Sentot Supriyohadi meminta agen menyalurkan sembako BPNT kepada warga penerima. Sentot meminta sembako langsung diantar ke rumah keluarga penerima manfaat (KPM).
"Para agen harus jemput bola ke rumah warga atau KPM. Jadi, sembako langsung di antar ke rumah KPM," kata Sentot, Sabtu (22/8/2020).
Baca juga: Jaga Akidah Aswaja, PAC GP Ansor Pangarengan Cetak Kader Pemimpin Lewat PKD III
[irp]
Menurut Sentot, langkah itu dilakukan jika salama satu desa hingga saat ini belum ada agennya. Maka agen yang telah ditunjuk wajib menyalurkan langsung sembako ke rumah KPM.
[caption id="attachment_30794" align="aligncenter" width="631"]
Bupati Gresik Sambari dan kadinsos, Sentot mendampingi Beny Setya Nugraha dari Kementerian Sosial RI saat menghadiri kegiatan di Gresik beberapa waktu silam. (dok/klikjatim.com)[/caption]
"Karena saat ini kami masih mengevaluasi kekurangan agen. Idealnya satu agen pegang 250 KPM," terangnya.
[irp]
Dikatakan Sentot, saat ini pihaknya terus melakukan monitoring pencairan BPNT di bulan Agustus. Monitoring itu dilakukan atas saran dari Dinsos Jatim untuk mengantisipasi kecurangan dalam penyaluran BPNT.
Baca juga: Pesona Heritage Surabaya dalam Balutan Women Ride: 15 Lady Bikers Jajal Ketangguhan New Honda ADV160
[caption id="attachment_31002" align="alignright" width="518"]
Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto memberikan sambutan dalam agenda rapat koordinasi terkait BPNT. (Dok/klikjatim.com)[/caption]
"Kecamatan Cerme, Balongpanggang juga Ujungpangkah telah disalurkan," imbuhnya. (*/hen)
Editor : Redaksi