KLIKJATIM.Com | Gresik – Proses pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Gresik terus dioptimalkan. Bahkan, Pemkab Gresik melalui Dinas Sosial pun dengan ketat ikut melakukan monitoring atau pengawasan di lapangan.
Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik, Sentot Supriyohadi menegaskan, bahwa pendistribusian bantuan yang bersumber dari pemerintah pusat ini harus tetap mengacu sesuai ketentuan. Sehingga dalam pelaksanaannya akan terus dimonitoring sampai di tingkat agent.
Baca juga: Siapkan Dana Multiyears Hingga 2029, Pemkab Gresik Fokus Perbaikan Jalan Poros Desa
[irp]
“Untuk pembagian ini kami harus lebih fokus dan jeli dalam melakukan pengawasan terkait pembagian yang dilakukan oleh agen,” ujar Sentot.
Seperti halnya Dinsos Gresik, lanjutnya, pihak Dinas Sosial Provinsi Jatim pun intens melakukan evaluasi. Tujuannya adalah mengantisipasi terjadi kecurangan atau penyelewengan dalam proses distribusi bantuan kepada masing-masing KPM.
"Saya dan teman-teman dinsos terus monitoring untuk mengantisipasi hal kecurangan dalam pembagian. Dan, itu juga evaluasi dari Dinsos Jatim," paparnya.
[caption id="attachment_30715" align="aligncenter" width="624"]
Bupati Gresik sambari (kiri) dan Wakilnya Qosim memberikan arahan terkait pelaksanaan program di gresik. (Dok/klikjatim.com)[/caption]
Adapun BPNT di bulan Agustus ini juga dipastikan telah cair. Sebab prosesnya berlangsung serentak se Kabupaten Gresik.
Baca juga: Efisiensi Anggaran Jadi Tantangan, Bupati Gresik Ajak Stakeholder Tajamkan Arah RKPD 2027
“Total KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Kabupaten Gresik ada sebanyak 92 ribu dengan jumlah 227 agent," tambahnya.
[irp]
Sesuai ketentuan, setiap KPM berhak menentukan komponen atau jenis bantuan yang akan dipilih dan tidak dibenarkan adanya pemaketan. Jika ada agent nakal, Kadinsos Gresik tak segan-segan melakukan tindakan tegas.
“Sanksi terberat kepada agent yang ketahuan melanggar akan dipecat. Ini sudah pernah kami lakukan di Wringinanom,” tandasnya.
Baca juga: Buka Evaluasi Kinerja PUTR, Wabup Gresik Dorong Penguatan Akselerasi Perbaikan Jalan
[caption id="attachment_30714" align="aligncenter" width="629"]
Penyerahan BPNT kepada KPM secara simbolis di Kecamatan Balongpanggang, Gresik. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)[/caption]
Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto seperti yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik, A.M Reza Pahlevi menuturkan, bahwa penyaluran BPNT harus mengacu sesuai data. Sehingga bantuan ini benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat miskin.
“Saya sangat berterimakasih kepada Badan Pusat Statistik (BPS) yang telah memberikan data kepada kami tentang jumlah masyarakat yang perlu dibantu,” imbuh Reza. (*/hen)
Editor : Redaksi