Bangkitkan UMKM Pangan, Pemprov Suntikan Dana Rp 900 Juta

klikjatim.com
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memantau perkembangan UMKM Jatim bidang pangan. (Sohibul Anwar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan suntikan dana bergulir sebesar Rp 900 juta untuk membangkitkan UMKM Pangan di Jatim. Bantuan modal itu dibagikan kepada 3 UMKM industri makanan dan minuman, masing-masing Rp 30 juta.

Baca juga: Gubernur Khofifah Dorong ASN Jatim Jadikan Pengabdian sebagai Energi untuk Berinovasi

Ketiga UMKM itu adalah UMKM UD Artha Jaya Kabupaten Kediri, UMKM Djeng Dewi Kabupaten Ngawi, dan UMKM Sumerkar Pratiwi dari Kabupaten Tuban.

[irp]

Selain tiga UMKM itu, Pemprov Jatim rencananya juga akan memberikan bantuan modal kepada sejumlah UMKM Pangan di Jatim. Namun, untuk saat ini baru 30 UMKM yang terverifikasi untuk bisa mendapatkan pinjaman tersebut.

“Baru 30 UMKM yang terverifikasi untuk mendapat pinjaman dengan bunga 3 persen. Tapi yang lainnya saya harap bisa segera menyusul," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Rabu (19/8/2020).

Baca juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk 200 Balita dan Lansia

Karena itu, Khofifah mengatakan, bahwa Pemprov melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim akan melakukan proses seleksi secara menyeluruh untuk menentukan 30 UMKM yang berhak menerima bantuan modal itu.

[irp]

"Bantuan modal sebesar 30 juta rupiah. Tapi skema lain yang disiapkan untuk mendorong permodalan UMKM sekitar 290 miliar," terang gubernur perempuan pertama di Jatim itu.

Dengan bantuan modal itu, lanjut Khofifah, harapannya UMKM Jatim bisa segera bangkit. Sebab, UMKM Jatim ternyata memiliki kontribusi cukup besar terhadap produk domestik regional bruto (PDRB), yaitu sebanyak 54 persen.

Baca juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI, PLN Tebar Promo "Merdeka Daya": Diskon Tambah Daya 50 Persen Lewat PLN Mobile

“Kita berharap UMKM Jatim bisa cepat bangkit, karena kontribusinya ke PDRB sampai 54%,” pungkasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru