KLIKJATIM.Com | Surabaya - Menghadapi libur panjang cuti bersama pekan ini, Retail Sales Area Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Wilayah Surabaya Raya dan sekitarnya menambah pasokan gas LPG. Tambahan antisipasi peningkatan konsumsi LPG Bersubsidi 3 Kg itu mencapai 7,84 persen atau setara dengan 1,1 juta tabung.
[irp]
Baca juga: Redam Kepanikan Warganya, Bupati Jember Jamin Stok BBM Aman
Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR V, Rustam Aji menyebutkan, tambahan gas LPG bersubsidi itu meliputi 13 Kabupaten dan Kota di Jatim. Di antaranya Surabaya, Mojokerto, Jombang, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Tuban, Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep mendapatkan pasokan tambahan fakultatif sebanyak .
"Hari libur yang berdekatan antara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 dan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah mungkin diisi dengan berkegiatan bersama memasak di rumah atau menggelar hajatan keluarga, kami mempersiapkan tambahan pasokan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan LPG rumah tangga karena hal tersebut," kata Rustam Aji di Surabaya.
Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes
Dijelaskan, Kabupaten Sidoarjo menjadi daerah yang disiapkan tambahan pasokan paling banyak. Yakni 176 ribu tabung LPG Bersubsidi 3 Kg sudah disiapkan. Kemudian Kota Surabaya dengan tambahan sejumlah 168 ribu tabung, Kabupaten Lamongan sejumlah 107 ribu tabung dan Kabupaten Tuban ditambah sejumlah 83 ribu tabung LPG Bersubsidi 3 Kg. Untuk Pulau Madura secara keseluruhan Pertamina mempersiapkan tambahan fakultatif sebanyak 216 ribu tabung LPG Bersubsidi 3 Kg.
[irp]
Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah
"Sejak 17 Agustus 2020 lalu, kami sudah menambahkan pasokan sebanyak 572 ribu tabung LPG Bersubsidi 3 Kg dan besok, Kamis 20 Agustus kami siapkan lagi tambahan pasokan sebanyak 568 ribu lebih tabung LPG Bersubsidi 3 Kg untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di hari-hari besar tersebut," tambah Rustam.
Penambahan pasokan ini juga disertai dengan harapan agar penggunaan LPG Bersubsidi 3 Kg bisa lebih tepat sasaran. "Masyarakat yang tidak berhak, yang tidak termasuk ke dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan bukan pelaku UMKM sudah saatnya beralih menggunakan LPG Nonsubsidi Brightgas agar hak masyarakat pengguna LPG Bersubsidi 3 Kg tidak disalahgunakan," pungkas Rustam. (hen)
Editor : Redaksi