KLIKJATIM.Com | Pasuruan--Kabar perpecahan di internal setelah turunnya rekomendasi kepada Saifullah Yusuf (Gus Ipul) DPC PKB Kota Pasuruan dibantah.
Ketua DPC PKB Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan mengatakan, hingga saat ini pengurus partai tetap solid satu suara menunggu rekomendasi dari DPP PKB.
Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir
[irp]
"Di aturan partai sudah jelas, mulai dari pengurus atau pun kadernya. Jadi tidak bisa bertindak sendiri-sendiri, harus satu komando satu suara. Siapa pun yang direkomendasikan DPP pasti kami Dukung," tegasnya, di Pasuruan, Minggu (16/8/2020).
Dengan tegas, Ismail juga membantah adanya perpecahan di internal partai yang beberapa hari terakhir sempat mengemuka. Ditengarai rumor tidak solidnya PKB disebabkan munculkan rekomendasi terhadap Gus Ipul sebagai Calon Wali Kota Pasuruan.
"Itu hoax, ada orang yang main klaim pengurus PKB dan menggelar konferensi pers tanpa koordinasi dengan partai," tuturnya.
Baca juga: Peringati Hari Kartini, Bupati Bojonegoro Ajak Perempuan Tampil di Garda Depan Pembangunan
"Ini ada Pak Sokheh dan Pak Yudi mereka ada Ketua PAC yang ikut acara kemarin tidak penolakan," tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dewan Syura DPC PKB Kota Pasuruan Nawawi mengatakan, pada proses penjaringan di DPC PKB Kota Pasuruan, hanya ada empat nama yang lolos bacawali Pasuruan. Tiga orang berasal dari kader yakni Abdullah Junaedi, Mahfud, Nawawi serta seorang lainnya dari eksternal partai yakni Ismail Nachu. Namun belakangan, DPP PKB bakal memberikan rekomendasi pada Gus Ipul.
[irp]
"Surat pernyataan yang disampaikan ke DPW PKB Jatim merupakan aspirasi grassroot PKB. Kami ingin agar mekanisme penjaringan yang telah dilakukan bisa ditindaklanjuti secara keorganisasian," pungkasnya.
Sebelumnya, mantan Wakil Gubenur Jatim, Syaifullah Yusuf bertandang ke kantor DPC PKB Kota Pasuruan. Kedatangan kakak kandung Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf ini dicalonkan sebagai walikota Pasuruan. (mkr)
Editor : Redaksi