KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur mendorong Pemprov Jatim mendorong dan memajukan pasar tradisional sangat dibutuhkan. Apalagi saat perekonomian di Jatim saat ini sedang terpuruk ditengah Pandemi Covid-19.
[irp]
Baca juga: Gubernur Khofifah Paparkan Capaian Kinerja RKPD Jatim Tembus 98,33 Persen
Itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim, Mahdi usai melakukan kunjungan kerja ke PT Midi Utama Indonesia di Pasuruan, Jumat (14/8). Menurutnya, saat ini keberadaan pasar modern sudah banyak berkembang di Jatim, sehingga bisa menggandeng para pelaku UMKM di Jatim untuk membantu menjual produknya.
“Saya mengambil contoh keberadaan pasar modern Alfamidi yang saat ini menjamur di Indonesia termasuk di Jatim. Saya berharap mereka ini bisa mengangkat atau bisa mendongkrak perekonomian tingkat bawah. Misalnya, mengambil produk UMKM di masing-masing daerah di setiap daerah yang ada Alfamidinya,”ungkap Mahdi politisi asal PPP Jatim.
Baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Anggota DPRD Jatim Eko Yunianto Salurkan Hand Traktor untuk Petani
Hal senada anggota Komisi B DPRD Jatim lainnya, Aditya Halindra Faridzky berharap adanya keterlibatan pasar modern untuk memberdayakan UMKM di Jatim. “Memutus rantai-rantai bisnis sehingga tepat sasaran langsung kepada masyarakat kecil,”jelas pria yang juga politisi partai Golkar ini.
[irp]
Baca juga: Soroti Arogansi Ormas, Komisi A DPRD Jatim Desak Evaluasi Legalitas
Pria yang juga calon bupati Tuban ini, juga meminta kepada Pemprov Jatim membuat regulasi-regulasi yang tentunya bisa mendongkrak perekonomian bagi UMKM di Jatim.
Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Jatim dari fraksi Partai Gerindra, Rohani Siswanto mengungkapkan Pemprov Jatim juga harus mempermudah perjinan bagi UMKM di Jatim. “Kalau urusan perijinan bisa berjalan dan dipermudah, saya kira UMKM di Jatim bisa maksimal dan tentunya ini akan mendongkrak perekonomian di Jatim yang saat ini sedang terpuruk akibat Covid-19,”pungkas Rohani. (hen)
Editor : Redaksi