Terjerat Hutang Rp 1 Juta Jadi Alasan Merampok Minimarket

Reporter : Wahyudi
Kedua pelaku mengenakan kaos merah. (Achmad Alamudi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.com I Surabaya - Dua perampok spesialis mini market Imam Ghozali (28), yang kos di Jalan Dupak Banngunrejo, Surabaya dan Roni Wijaya (28), warga Jalan Kedungmangu, Surabaya di dor. Petugas resmob dan Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya menembak kaki keduanya lantaran melawan saat hendak diamankan.

"Dua pelaku sudah berhasil kami amankan dan kini masih menjalani penyidikan,” kata Kapolrestabes Kombes Sandi Nugroho, Kamis (25/7/2019).

Baca juga: Jatim Raih Rekor MURI, Gubernur Khofifah dan PTA Surabaya Luncurkan Aplikasi Satria Majapahit Juara

[irp]Penangkapan mereka dilakukan di dua tempat berbeda pada Rabu (24/7/2019) malam. Keduanya beraksi di Alfamart Jalan Kiai Tambak Deres, Kenjeran, Surabaya sekitar pukul 03.00 Wib, Senin (15/7/2019) lalu dan berhasil menggasak uang kasir sebanyak Rp 1,7 juta.

Kemudian, aksi mereka kembali terekam CCTV sekitar pukul 23.30 Wib, Rabu (17/7/2019) di Alfamidi Jalan Kenjeran No. 139-141, Tambaksari, Surabaya, mereka menggasak uang sekitar Rp 2 juta.

Baca juga: Sekdaprov Adhy Buka Peluang Kerjasama dengan Womenpreneur HIPMI Jatim

Kapolrestabes Kombes Sandi Nugroho didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP mengatakan perampok ini membuat resah kota Surabaya itu.Ketika melakukan perampokan di beberapa mini market di Surabaya, satu dari dua pelaku membawa senjata tajam jenis golok.

[irp]

Baca juga: Gubernur Khofifah Terbitkan Surat Perintah  F Bagus Panuntun Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Mereka mengancam dengan menodongkan sajam ke karyawan lalu satu pelaku lainnya merampas uang dan barang berharga lainnya. Pengakuan salah satu pelaku Imam Ghozali, dia nekat melakukan perampokan dengan temanya karena kepepet hutang ke sesorang.

"Saya punya hutang Rp 1juta di orang. Makanya saya nekat rampok mini market," katanya dengan menahan sakit akibat ditembak kakinya. (lam/rtn)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru