KLIKJATIM.Com | Situbondo - Tim Gugus Tugas COVID-19 Bondowoso terus memantau warganya yang bekerja di sebuah pabrik di Situbondo. Itu dilakukan setelah pabrik tersebut menjadi klaster baru penyebaran Covid dengan tambahan 42 orang per Minggu (2/8/2020). Tambahan tersebut berasal dari klaster karyawan pabrik udang Situbondo.
[irp]
Baca juga: Awas! Parkir Sembarangan di Jalan Bojonegoro, Siap-Siap Diderek!
Jubir Gugus Tugas COVID-19 Bondowoso, dr Mohamad Imron menyebutkan, pada Minggu memang ada tambahan 44 orang dinyatakan positif. Masing-masing 42 karyawan dan 2 non karyawan. Non karyawan dimaksud yakni 1 sopir armada pengangkut karyawan, 1 orang keluarga karyawan yang memiliki kontak erat.
"Ada kemungkinan jumlah terkonfirmasi positif itu akan bertambah terus. Meski hal itu tentu sangat tidak diharapkan. Untuk yang positif saat ini sudah dikarantina di Klinik Jantung Paru Bondowoso," jelas dia.
Baca juga: Dua Warga Situbondo Hilang Terseret Banjir Bandang
DIa berharap, pasien tidak akan bertambah lagi. Hingga saat ini pihaknya sudah melakukan tes rapid sekaligus swab pada para karyawan, serta orang-orang yang memiliki kontak erat sebanyak 349 orang.
[irp]
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso ini menambahkan, hasil tes swab sudah keluar dengan kesimpulan 44 dan dinyatakan positif COVID-19. Sementara sisanya belum keluar. Karena pengambilan tes swab-nya memang dilakukan bertahap. Berdasarkan data di Gugus Tugas COVID-19 Bondowoso, saat ini ada 79 terkonfirmasi positif. Dari jumlah itu, 35 sudah dinyatakan sembuh, 1 meninggal, dan 44 yang merupakan karyawan pabrik pengolahan udang yang ada di Situbondo.
Data terbaru, ada sekitar 1.941 warga berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Bondowoso yang bekerja di pabrik pengolahan udang, yakni PT Panca Mitra Multi Perdana (PMMP) Situbondo. Para karyawan pabrik yang berada di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Situbondo, itu setiap hari diantar jemput menggunakan bus maupun armada lainnya yang memang disediakan perusahaan. (hen)
Editor : Abdus Syukur