Minta-Minta Uang, WhatsApp Kepala Kemenag Madiun Ternyata Dibajak

klikjatim.com
Ilustrasi pembajakan WhatsApp

KLIKJATIM.Com | Madiun - Akun WhatsApp Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Madiun, Ahmad Munir dibajak. Pelaku berhasil mendapatkan uang Rp 300 ribu dari keponakan korban yang ada di Malang.

[irp]

Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun

“Dalam pesannya (orang yang menyaru sebagai Munir) meminta uang untuk membeli pulsa. Keponakan saya percaya karena ada foto saya dan langsung transfer uang,” kata Munir seperti dikutip dari laman IDN Times, Rabu (29/7/2020).

Selain anggota keluarga, pesan yang berisi permintaan uang itu juga dikirim ke sejumlah pihak. Dua di antaranya kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Madiun dan seorang temannya di Bojonegoro.

Beruntung, pihak yang bersangkutan terlebih dulu melakukan kroscek dengan menghubungi Munir. Dari situ, ia mengetahui akun WhatsApp-nya dibajak orang. “Saya juga sudah melapor ke Polres Madiun Kota,” tuturnya.

Baca juga: Apresiasi Perjuangan Atlet, KONI Sampang Guyur Reward bagi Peraih Medali Porprov Jatim 2025

Tak sampai di situ, Mantan Kepala Kantor Kemenag Bojonegoro ini juga melapor ke kantor perwakilan salah satu provider seluler di Madiun untuk menonaktifkan nomor handphone-nya. Setelah itu, ia berinisiatif memulihkan akun WhatsApp yang dibajak orang tidak dikenal.

[irp]

Baca juga: Peringati Hari K3 Internasional, Pelindo Multi Terminal Berbagi Strategi Keselamatan Kerja di Forum Global USU-USM

“Saya juga meminta kepara rekan dan para kerabat untuk menyampaikan bahwa WA saya dibajak. Jadi, jangan percaya. Apalagi kalau itu meminta pulsa atau uang," pungkasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru