KLIKJATIM.Com | Gresik - Kabar ada salah satu karyawan mie sedaap PT Karunia Alam Segar (KAS) yang diduga positif Covid-19 dari Desa Sukomulyo, Manyar, Gresik masih terus belum menemukan kejelasan dari pihak terkait. Jubir Satgas Belum Angkat Bicara. Humas perusahaan membantah.
Kepala Desa Sukomulyo Subiyanto mengatakan, pihaknya enggan menjelaskan lebih detail karena menyangkut perusahaan, malahan menyuruh wartawan untuk menanyakannya atau mengkonfirmasi ke dinas terkait atau perusahaan terkait.
"Konfirmasi ke Dinas Kesehatan atau Perusahaan saja," katanya.
Human Resources and General Affair (HRGA) PT KAS Gresik Peter Sindaru mengatakan, tidak ada pasien positif di Perusahaannya. "Kami sudah menjalani protokol kesehatan dan kepala Desa Sukomulyo tetap berkoordinasi dengan klinik kesehatan," singkatnya saat dikonfirmasi lewat selulernya.
[irp]
Sementara itu, Jubir Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Gresik drg.Saifudin Ghozali belum bisa dimintai keterangan lebih terkait karyawan mi sedap yang diduga Positif. Melalui pesan whatsupp hanya dibaca saja. "Saya masih repot," singkatnya.
[irp]
Sebelumnya, salah satu warga dari Desa Sukomulyo yang statusnya karyawan Outsorching melakukuka karatina mandiri di rumahnya sekeluarga.
Baca juga: Jatim Raih Rekor MURI, Gubernur Khofifah dan PTA Surabaya Luncurkan Aplikasi Satria Majapahit Juara
"Warga tersebut opname dua minggu sakit tipes dan tidak kerja. Saat opname di RS itulah dia dinyatakan positif," imbuh warga yang tidak ingin disebutkan namanya. (bro)
Editor : Redaksi