Tambah 2 Pasien Positif, Klaster Persekutuan Doa Kediri Jadi 20 Orang

klikjatim.com
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (tengah).

KLIKJATIM.Com | Kediri - Pemerintah Kota Kediri terus memantau dan menelusuri orang-orang yang melakukan kontak erat dengan kegiatan ibadah Persekutuan Doa di Kelurahan Kaliombo. Ini dilakukan setelah ada tambahan 2 pasien terkonfirmasi Covid-19 dari kegiatan ibadah tersebut.

[irp]

Baca juga: Ada Korban Keracunan MBG, Wali Kota Kediri Suspend SPPG Tempurejo

"Dengan demikian dari klaster Persekutuan Doa total ada 20 orang yang terkonfirmasi. Ini meningkat karena ada tambahan 2 orang lagi yang positif hasil tes usap atau Swab," kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar melalui story Instagramnya.

Selain tambahan dari Klaster Persekutuan Doa, ada tambahan 5 pasien lainnya yang positif di Kota Kediri. Dari 7 tambahan itu, 2 di antaranya dari klaster Persekutuan Do'a, 2 klaster Pasar Pahing, dua klaster Surabaya, dan 1 masih dalam tracing. "Kami minta kepada masyarakat untuk tetap di rumah, jaga kesehatan, selalu gunakan masker saat di luar rumah. Kami juga minta menaati protokol kesehatan yang sudah disampaikan pemerintah," kata Wali Kota Kediri.

Baca juga: Wali Kota Kediri Serahkan SK Kenaikan Pangkat 276 PNS

[irp]

Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Kediri, dr. Fauzan Adima, menjelaskan, dengan tambahan 2 kasus hari ini, total jumlah pasien positif Covid-19 dari klaster Persekutuan Doa yang digelar di Kelurahan Kaliombo menjadi 20 kasus.

Baca juga: Bulog : Stok Beras Kota Kediri Aman Sampai 14 Bulan Kedepan

Sebagaimana diketahui, klaster Persekutuan Doa ini awalnya ditemukan 3 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Selanjutnya dari hasil tracing berikutnya ditemukan 9 dan 4 kasus tambahan.

Dijelaskan, peserta kegiatan yang berlangsung di klinik El Shadai, Jl. Mangga pada 19 Juni 2020, ada 32 peserta yang mengikuti acara tersebut. Dari seluruh peserta 25 orang telah berhasil dilakukan tracing, namun 7 orang tidak sempat dilakukan rapid test karena sudah kembali ke Jakarta. (hen)

Editor : Tsabit Mantovani

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru