Ikan Kerapu Lamongan Diminati Pasar Cina dan Hongkong

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat menyapa petani tambak di Kampung Kerapu Desa Labuhan, Kecamatan Brondong , Kabupaten Lamongan

KLIKJATIM.Com | Lamongan - Produksi budidaya ikan kerapu di Kabupaten Lamongan dinilai masih bisa dikembangkan. Alasannya, permintaan ikan kerapu Cina, Taiwan dan Hongkong cukup besar dan belum terpenuhi. Untuk itu pemerintah terus memotivasi petani tambak ikan kerapu di Kabupaten Lamongan.

[irp]

Baca juga: Ubah Pola Bansos ke Pemberdayaan, Pemkab Lamongan Berhasil Entas 294 Kepala Rumah Tangga Perempuan dari Kemiskinan

Hal itu disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat berkunjung ke di Kampung Kerapu Desa Labuhan, Kecamatan Brondong , Kabupaten Lamongan. Edhy mengatakan, pertumbuhan ekspor ikan kerapu meningkat sampai 5 persen. Budidaya ikan kerapu ini akan terus didorong pihaknya.

"Ikan Kerapu ini dulu ikan liar di Indonesia. Indonesia menjadi negara pertama yang bisa memperbanyak Ikan Kerapu dengan membudidayakan. Budidaya tidak hanya dari anakan, tetapi bisa diperbanyak. Permintaan ikan kerapu di dunia sangat tinggi dan harganya mahal. Namun permintaan tersebut harus dalam kondisi ikan hidup," jelas Menteri KKP.

Baca juga: Buka Expo Campus SMAN 1 Lamongan, Wabup Dirham Berbagi Tips Sukses Hadapi Era VUCA

Di tempat yang sama Gubernur Khofifah Indar Parawansa memberikan motovasi kepada petani tambak kerapu Lamongan. Menurutnya, potensi ikan kerapu ini sangat besar. Kita ingin agar dengan produktivitasnya dimasifkan dan dengan produktivitas yang masif diharapkan dapat memberikan ketahanan ekonomi terutama di tengah pandemi COVID-19.

[irp]

Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan PERMATA JATIM di Bendomungal Pasuruan

Dikatakan, saat ini, produksi ikan kerapu di Lamongan mencapai 599 ton per tahun. Menurut Khofifah, dengan lahan seluas 270 hektar, produktivitas ikan kerapu di sana harus terus ditingkatkan. Ada pasar potensial di luar negeri seperti di China, Hongkong, Taiwan, dan Korea. Dengan peningkatan kualitas dari produk tambak ikan kerapu di Lamongan, diharapkan potensi pasar luar negeri mampu dipenuhi.

Gubernur Jatim memberikan motivasi dan semangat agar para petani tambak ikan kerapu di Brondong terus semangat. Pasalnya potensi ikan kerapu di pasar dalam negeri maupun luar negeri sangat potensial. Dalam kesempatan ini Khofifah bersama Menteri Edhy juga melakukan panen dan menebar benih Ikan Kerapu. Ia melihat langsung pengembangan sentra budidaya kerapu, sekaligus memberi penguatan bagi para petani tambak di tengah adanya pandemi Covid-19. (hen)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru