Kabulog Jatim Positif Covid, Seluruh Karyawan Bakal Dirapid Tes

klikjatim.com
Kepala Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Divisi Regional (Divre) Jawa Timur, Khozin (kanan) saat mengecek stok beras bersama staf jelang idul fitri lalu.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gugus Tugas Covid-19 Jatim dan Gugus Tugas Covid-19 Surabaya segera menggelar rapid test massal di Kantor Bulog Divre Jatim. Ini dilakukan setelah Kepala Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Divisi Regional (Divre) Jawa Timur, Khozin dikabarkan positif Covid-19.

[irp]

Baca juga: Gubernur dan Forkopimda Jatim Bersama Ribuan Buruh Peringati May Day 2026

Kepada wartawan di Surabaya, Kabulog Divre Jatim, Khozin mengakui jika dirinya positif Covid-19 setelah menjalani tes swab PCR mandiri di RS Premier Surabaya. Hasil Saat ini Khozin menjalani perawatan intensif dan isolasi di rumah sakit.

Khozin menyatakan, dia tidak mengetahui tertular Covid-19 dari mana. Saat itu dia tidak enak badan, seperti bergejala badan panas. Sejak tiga hari lalu, Khozin sudah tidak masuk bekerja ke kantornya di Jalan Ahmad Yani Surabaya. “Karena saya tidak enak badan itu, akhirnya saya melakukan swab. Hasilnya positif,” tuturnya.

Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jatim, Kohar Hari Santoso mengaku belum mengetahui kabar terjangkitnya Kepala Bulog Jatim. Menurutnya, Gugus Tugas Covid-19 Jatim akan segera berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Surabaya agar bisa melakukan rapid test massal di Kantor Bulog Divre Jatim.

Baca juga: Rayakan May Day di Kantor Gubernur, Khofifah-Emil Guyur Ribuan Buruh Jatim dengan "Kado" Kebijakan Strategis

“Nanti saya akan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, karena itu (rapid test) kewenangannya daerah,” kata Kohar.

[irp]

Baca juga: Jauh dari Kesan Anarkis, Pekerja PTPN I Regional 5 Pilih Istighosah dan Doa Bersama Peringati May Day 2026

Dr Kohar mengimbau orang yang pernah kontak dengan Kepala Bulog Divre Jatim agar sadar untuk melakukan isolasi mandiri sementara waktu agar tidak menjadi sumber penularan baru.

“Sebaiknya pegawai atau orang yang pernah kontak erat isolasi mandiri. Masalah kasus itu nanti biar kami koordinasikan dengan Kota Surabaya agar dilakukan tracing dan tes massal pegawai Bulog Jatim,” ujarnya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru