Kabupaten Lamongan Terima 276 Sambungan Air Bersih Program Pamsinas

Reporter : Rozy
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau proyek Pamsinas

KLIKJATIM.Com | Lamongan  -Program pemerintah pusat terkait Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) membangun 276 sambungan rumah untuk akses air minum di empat desa di Kabupaten Lamongan pada 2026.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar, khususnya penyediaan air minum di wilayah perdesaan.

Baca juga: Pantau Hasil Implementasi Program Prioritas Nasional di Lamongan, Pak Yes Tegaskan Komitmen Dukung Asta Cita

“Kami telah melakukan peninjauan pembangunan untuk memastikan program berjalan tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya di Lamongan, Selasa. 

Ia menjelaskan , berdasarkan data progres per 13 Oktober 2026, pembangunan Pamsimas di Desa Datinawong, Kecamatan Babat, menyasar 76 sambungan rumah dengan progres 39 persen. Sedangkan di Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, targetnya 65 sambungan rumah dengan progres 21,04 persen.

Sementara itu, pembangunan di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Laren, menyasar 65 sambungan rumah dengan progres 31 persen. Adapun di Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, targetnya 70 sambungan rumah dengan progres 28,50 persen.

Baca juga: Lima Remaja Pelaku Pengeroyokan di Paciran Lamongan Diamankan Polisi

Sebelumnya, Yuhronur bersama anggota Komisi V DPR RI Ali Mufthi meninjau sejumlah pekerjaan infrastruktur di Lamongan, termasuk pembangunan Pamsimas pada Rabu (14/10). 

Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Lamongan Andhy Kurniawan mengatakan total pagu anggaran Pamsimas di empat desa tersebut mencapai Rp2 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dengan alokasi Rp500 juta per desa.

Baca juga: Serap Aspirasi Warga, RAPBD Lamongan 2027 Diprioritaskan untuk Infrastruktur hingga Pendidikan

Ia menjelaskan, Pamsimas berbeda dengan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), meskipun pelaksanaannya berlangsung bersamaan. 

PISEW diarahkan untuk membangun infrastruktur penghubung antardesa yang bukan berstatus jalan kabupaten, sehingga dapat bersinergi dengan program Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula).

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru