KLIKJATIM.Com | Lamongan -Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka bakar akibat kebakaran yang melanda ruang pengendapan produksi bata ringan PT Superior Prima Sukses di Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Lamongan, Jawa Timur, Kamis dini hari.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lamongan, Rayin, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 00.30 WIB setelah terdengar ledakan di ruang pengendapan.
Baca juga: Lantik Pengurus PERWOSI 2025–2029, Pak Yes Ajak Promosikan Hidup Sehat dan Prestasi Atlet Perempuan
"Dalam peristiwa kebakaran tersebut, satu orang meninggal dunia dan enam orang lainnya masih dalam perawatan karena mengalami luka bakar. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar," katanya di Lamongan, Kamis.
Sebagai informasi, PT Superior Prima Sukses Tbk merupakan perusahaan manufaktur bahan bangunan yang memproduksi bata ringan jenis Autoclaved Aerated Concrete (AAC).
Perusahaan tersebut berdiri pada 2011 dan memiliki jaringan lima fasilitas produksi yang berada di Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan, Sragen, dan Banjarnegara dengan kapasitas produksi mencapai 5,6 juta meter kubik per tahun.
Rayin menjelaskan petugas menerima laporan dari pihak personalia pabrik sekitar pukul 00.40 WIB dan langsung mengerahkan satu armada pemadam kebakaran dari Korwil Babat.
Baca juga: Target PAD Lamongan 2026 Tembus Rp1 Triliun, Pak Yes Pastikan Tak Bebani Masyarakat
"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB. Dalam proses pemadaman, petugas Damkar Korwil Babat dibantu empat personel dari Polsek Pucuk dan tiga personel dari rumah sakit," katanya.
Ia menambahkan kebakaran tidak sampai merambat ke gedung operasional dan gedung produksi sehingga kedua bangunan tersebut dapat diselamatkan.
"Objek yang terbakar merupakan ruang pengendapan berukuran sekitar 20 x 25 meter.
Baca juga: Produktivitas Tembus 11,3 Ton/Ha, Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan Irigasi di Desa Truni
Untuk semua korban saat ini menjalani perawatan di rumah sakit," katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas) Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengatakan penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) saat ini sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Petugas Satreskrim sedang melaksanakan olah TKP guna mengetahui penyebab terjadinya kebakaran. Informasi selanjutnya nanti akan kami sampaikan," ujarnya.
Editor : Ratno