Betonisasi JPD Klampok-Munggugebang Belum Tuntas, Pemkab Gresik Siapkan Anggaran Rp1,3 Miliar

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Bupati Gresik meresmikan sebagian Jalan Poros Desa (JPD) Klampok-Munggugebang, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik yang telah selesai dibangun. (Dok/Pemkab Gresik)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Jalan Poros Desa (JPD) Klampok-Munggugebang, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, mulai mendapat penanganan setelah kondisi paving block di ruas tersebut mengalami penurunan. Tahun ini, Pemkab Gresik membeton sekitar 205 meter dari total panjang jalan yang mencapai 1,7 kilometer.

Penanganan tersebut belum menjadi tahap akhir. Pemkab Gresik telah menyiapkan anggaran sekitar Rp1,3 miliar untuk melanjutkan pembangunan JPD Klampok-Munggugebang pada tahun berikutnya.

Baca juga: Sweetember Escape, Hotel Santika Gresik Tawarkan Staycation Nyaman dengan Harga Terjangkau

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pembangunan jalan di wilayah Benjeng menjadi bagian dari penanganan infrastruktur yang dilakukan secara bertahap. Ia memastikan pembangunan tidak berhenti pada pekerjaan tahun ini.

“Sejak 2025 kita memang fokus mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya jalan. Benjeng dan Balongpanggang menjadi salah satu prioritas untuk pembangunan JPD,” ujar Yani saat meresmikan pembangunan JPD ruas Klampok-Munggugebang, Jumat (4/9).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik Dhiannita Tri Astuti menjelaskan, ruas Klampok-Munggugebang memiliki panjang sekitar 1,7 kilometer. Pada tahap pertama, konstruksi beton dikerjakan sepanjang kurang lebih 205 meter dengan lebar lima meter.

“Jalan sebelumnya menggunakan paving block dan kondisinya sudah mengalami penurunan. Tahun ini kami melakukan penanganan dengan konstruksi beton sepanjang kurang lebih 205 meter dan lebar lima meter,” jelas Dhiannita.

Menurut Dhiannita, kelanjutan pembangunan diperlukan agar penanganan ruas jalan dapat dilakukan secara menyeluruh. Karena itu, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp1,3 miliar untuk pekerjaan lanjutan.

Pembangunan JPD tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Gresik memperbaiki konektivitas antarwilayah. Jalan yang terhubung dengan baik dinilai penting untuk menunjang mobilitas warga sekaligus aktivitas ekonomi dan pertanian.

Baca juga: Bupati Gresik Ajak IWAPI Perkuat Peran Perempuan dalam Menggerakkan Ekonomi Daerah

Yani mengatakan pembangunan infrastruktur jalan harus dilihat sebagai satu jaringan, bukan sekadar memperbaiki ruas secara terpisah. Koneksi antara jalan kabupaten, JPD, jalan desa, jalan lingkungan, hingga jalur alternatif diperlukan agar akses masyarakat semakin lancar.

“Jangan sampai jalan dibangun sendiri-sendiri. Harus terkoneksi antara jalan kabupaten, JPD, jalan desa, termasuk jalan alternatif yang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya,” katanya.

Selain ruas Klampok-Munggugebang, penanganan JPD melalui APBD 2026 secara keseluruhan mencapai sekitar 4,5 kilometer. Pembangunan tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Duduk Sampeyan, Manyar, Menganti, Cerme, Benjeng, Kedamean, Wringinanom, Dukun, Balongpanggang, Bungah, Driyorejo, Ujungpangkah, Panceng, hingga Sangkapura.

Dhiannita menyebut pembangunan tersebut diarahkan untuk memperlancar aktivitas masyarakat, termasuk sektor ekonomi, pertanian, ketahanan pangan, pendidikan, dan pelayanan dasar.

Baca juga: Festival Menjadi Gresik: Menelusuri Sejarah Kota dari Ingatan Warga

“Pembangunan JPD ini kami harapkan memberikan dampak langsung terhadap konektivitas masyarakat, terutama untuk mendukung kegiatan ekonomi, pertanian dan ketahanan pangan, akses pendidikan, serta pelayanan dasar,” ujarnya.

Pemkab Gresik juga mengingatkan pentingnya pemeliharaan setelah jalan selesai dibangun. Masyarakat diminta tidak menggunakan badan maupun bahu jalan untuk aktivitas yang dapat merusak konstruksi.

“Kami berharap masyarakat ikut menjaga jalan yang sudah dibangun. Jangan sampai badan maupun bahu jalan digunakan atau dirusak sehingga mengurangi fungsi jalan,” kata Dhiannita.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru