Pria Malang Dibacok Dua OTK di Lahan Kosong Kedungkandang

Reporter : Apriliana Devitasari
Korban saat dievakuasi warga setempat usai ditemukan bersimbah darah

KLIKJATIM.Com | Malang – Seorang pria berinisial AJ (39), warga Jalan Danau Sentani Utara, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, menjadi korban pembacokan oleh dua orang tak dikenal (OTK). Peristiwa tersebut terjadi di lahan kosong dekat Jalan Bandara Palmerah XV, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Sabtu (29/8) malam.

Kapolsek Kedungkandang Kompol M Roichan mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.40 WIB. Saat itu, AJ berada di tengah lahan kosong bersama temannya berinisial DI.

Baca juga: Pria Malang Dibacok Dua OTK di Lahan Kosong Kedungkandang

“Semula korban sedang berada di tengah lahan kosong wilayah Madyopuro bersama salah seorang temannya berinisial DI. Tiba-tiba, korban didatangi oleh dua orang tak dikenal yang diduga hendak melakukan tindak kejahatan,” kata Roichan, Minggu (30/8).

Kedua pelaku kemudian menyerang dan membacok AJ menggunakan senjata tajam. Melihat kejadian tersebut, DI ketakutan dan melarikan diri dari lokasi.

Usai melakukan penyerangan, kedua pelaku kabur meninggalkan lokasi. Sementara AJ yang mengalami sejumlah luka berupaya menyelamatkan diri dengan berjalan menuju permukiman warga untuk meminta pertolongan.

Roichan mengatakan, setelah kejadian, AJ sempat menghubungi temannya yang lain, DSP, melalui telepon untuk menceritakan peristiwa yang dialaminya. Korban kemudian berjalan sekitar 75 meter dari lokasi kejadian menuju permukiman warga di Jalan Bandara Palmerah XV RT 003/RW 008, Cemorokandang.

Sekitar pukul 19.30 WIB, teriakan AJ di dekat portal arah selatan menarik perhatian warga. Sejumlah warga kemudian mendatangi lokasi dan menemukan korban dalam kondisi terluka parah.

Salah seorang warga, Imam, mengaku tidak melihat langsung aksi pembacokan tersebut. Ia hanya mendengar teriakan dari dalam rumah.

“Awalnya sekitar pukul 19.30 WIB saya ada di dalam rumah, kemudian mendengar teriakan warga dari luar,” ujar Imam.

Setelah keluar rumah dan melihat kerumunan warga di sekitar portal, Imam mendatangi lokasi. Ia kemudian melihat AJ terkapar dengan sejumlah luka.

Baca juga: Balita 3 Tahun di Malang Diduga Dianiaya Ibu dan Pasangan, Pemicu Bikin Geleng Kepala

“Ketika saya keluar, di portal arah selatan sudah ramai warga. Saya akhirnya mendatangi kerumunan itu,” katanya.

Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Tidak lama kemudian, petugas kepolisian bersama tim medis tiba di lokasi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Berdasarkan pemeriksaan tim medis, AJ mengalami luka robek akibat sabetan senjata tajam pada perut sebelah kiri, paha sebelah kiri, dan telapak tangan sebelah kanan. Saat ditemukan warga dan dievakuasi, korban masih dalam kondisi sadar.

Imam mengaku tidak mengetahui penyebab pembacokan tersebut. Ia hanya mengetahui kondisi korban ketika ditemukan warga.

“Kalau penyebab korban dibacok, saya kurang paham. Yang jelas, kondisinya sadar dan korban bukan warga sini,” ujarnya.

Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. Tim Opsnal Polresta Malang Kota bersama Polsek Kedungkandang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta visum et repertum terhadap korban.

Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan, di antaranya teman korban, DSP, serta dua warga sekitar berinisial BK dan EAD. Identitas kedua pelaku masih dalam proses penyelidikan.

Polisi kini memburu kedua pelaku sekaligus mendalami motif penyerangan. Penyidik masih memastikan apakah peristiwa tersebut merupakan tindak penganiayaan atau berkaitan dengan dugaan pembegalan.

“Penyelidikan masih terus berjalan. Tim gabungan sedang memburu keberadaan kedua pelaku. Kami juga masih mendalami motif di balik penyerangan ini, apakah murni penganiayaan atau ada dugaan pembegalan,” tandas Roichan.

Editor : Ratno

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru