KLIKJATIM.Com | Jember – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Jember mengungkap sejumlah posisi dalam struktur kepengurusan barunya sengaja belum diisi. Kekosongan tersebut disebut bukan karena minim kader, melainkan disiapkan untuk sejumlah tokoh politik dari partai lain yang dikabarkan tengah mempertimbangkan bergabung dengan PSI.
Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Baru DPD PSI Kabupaten Jember, Jalan Hayam Wuruk Nomor 127, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kamis (27/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, PSI Jember juga memperkenalkan struktur kepengurusan baru yang akan dipimpin Fera Eka Aulina. Fera dijadwalkan dilantik secara resmi sebagai Ketua DPD PSI Jember bersamaan dengan peresmian kantor baru tersebut.
Pembina DPD PSI Jember, Ponimin, mengatakan sejumlah posisi sengaja belum diisi karena pihaknya masih menunggu kehadiran sejumlah tokoh politik dari partai lain.
“Karena ini yang dari sebelah ini sekarang sudah banyak yang mau masuk PSI. Makanya dari sebelah ini nanti saya bagi untuk di bidang-bidangnya masing-masing. Jadi tunggu momennya nanti pasti akan tahu semua,” kata Ponimin.
Menurut Ponimin, tokoh-tokoh yang dimaksud bukan nama baru dalam kancah politik Jember. Namun, ia belum bersedia mengungkap identitas mereka dan meminta publik menunggu pengumuman resmi.
Ia menjelaskan, beberapa bagian dalam struktur DPD PSI Jember, terutama jajaran penasihat dan bidang tertentu, masih dalam tahap evaluasi. PSI juga akan mengumpulkan seluruh jajaran pengurus mulai tingkat DPD, DPC hingga tingkat desa untuk memperkuat konsolidasi organisasi.
“Untuk struktur yang ada di DPD ini masih kita evaluasi. Untuk jajaran penasihat dan bidang-bidangnya masih belum terisi. Dalam waktu dekat semua jajaran DPD, DPC atau tingkat desa akan kita kumpulkan,” ujarnya.
Sekjen DPD PSI Jember, Rully Efendi, menegaskan bahwa sejumlah jabatan yang masih kosong memang sengaja disiapkan untuk memberikan ruang kepada tokoh-tokoh baru.
“Disclaimer-nya, ada beberapa jabatan yang memang sengaja dikosongkan oleh Bu Ketua, bukan kekurangan orang. Tetapi akan ada kejutan-kejutan lain, tokoh-tokoh yang saya yakini akan mendongkrak nama PSI di Jember,” kata Rully.
Rully menyebut struktur baru PSI Jember tidak sepenuhnya meninggalkan pengurus lama. Sejumlah pengurus sebelumnya masih dipertahankan, termasuk mantan ketua yang kini menempati posisi sebagai wakil ketua.
“Sebagian besar masih pengurus lama. Ketua yang lama masih menjadi wakil ketua PSI,” katanya.
Selain mempertahankan pengurus lama, PSI Jember mengklaim telah mendapat respons dari masyarakat. Rully menyebut sekitar 3.500 orang telah mendaftar secara daring dan dinyatakan siap menjadi kader PSI di Kabupaten Jember.
Struktur kepengurusan di tingkat kecamatan hingga desa juga disebut telah disiapkan untuk mendukung konsolidasi partai.
Tegaskan Kantor Bukan Fasilitas Pemkab
Sementara itu, Ketua DPD PSI Jember, Fera Eka Aulina, menegaskan kantor baru partainya bukan merupakan aset Pemerintah Kabupaten Jember maupun fasilitas yang bersumber dari pemerintah daerah.
Menurut Fera, keberadaan kantor tersebut merupakan hasil partisipasi dan gotong royong pengurus serta anggota PSI Jember.
“Kami perlu menegaskan bahwa keberadaan kantor DPD PSI Kabupaten Jember ini bukan merupakan aset Pemerintah Kabupaten Jember dan bukan pula fasilitas yang bersumber dari Pemerintah Kabupaten Jember,” kata Fera.
Fera berharap kantor tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sekretariat partai, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi.
“Kantor DPD PSI Kabupaten Jember kami harapkan tidak hanya menjadi rumah partai, bukan hanya kantor partai, tetapi benar-benar menjadi rumah solidaritas bagi masyarakat Jember,” ujarnya.
Bahkan, kantor tersebut akan dijadikan kanal pengaduan langsung bagi masyarakat. Warga yang memiliki persoalan dapat datang dan menyampaikan keluhan secara langsung.
“Kalau di Pemkab Jember ada Wadul Gus, di sini ada Wadul Mbak Fera,” kata Fera.
Target Satu Kursi Tiap Dapil
Dalam konferensi pers tersebut, Fera juga menyampaikan target politik PSI Jember pada Pemilu mendatang. Partai tersebut menargetkan minimal memperoleh satu kursi legislatif di setiap daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Jember.
“Targetnya per dapil, bismillahirrahmanirrahim, satu kursi, minimal,” katanya.
Sementara terkait arah politik pada Pilkada Jember berikutnya, PSI memastikan masih berada dalam barisan pendukung Bupati Jember Muhammad Fawait.
“Untuk bupati nantipun saat Pilkada berikutnya, kita tetap bersama Gus Fawait. Setia Gus Fawait, semua karena cinta,” ujar Fera.
Rully menambahkan, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen PSI Jember terhadap pemerintahan Fawait. Namun, dukungan itu tidak dimaksudkan untuk membebani pemerintah daerah, termasuk dalam persoalan fasilitas kantor partai.
“Tugas kami adalah mendukung Gus Fawait mulai awal sampai akhir tanpa ada maksud untuk membebani Gus Fawait, termasuk dalam masalah kantor ini,” kata Rully.
Ia menegaskan PSI Jember ingin tetap menjadi partai yang mandiri sekaligus memberikan dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Jember.
Kantor baru tersebut pun menjadi penanda konsolidasi baru PSI Jember. Di balik struktur kepengurusan yang masih menyisakan sejumlah posisi kosong, partai ini memberikan sinyal adanya sejumlah tokoh politik dari partai lain yang berpotensi bergabung.
Identitas para tokoh tersebut hingga kini masih dirahasiakan. PSI Jember menyatakan pengumuman akan dilakukan pada momentum yang dianggap tepat.
“Nantinya akan menjadi kejutan buat teman-teman media tentunya,” pungkas Rully.
Editor : Abdul Aziz Qomar