KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan tertinggi dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Dwija Praja Nugraha, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (8/8/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Ketua Umum PB PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan dedikasi Khofifah dalam memajukan pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperjuangkan kesejahteraan guru.
Khofifah menyebut penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemprov Jatim untuk terus meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama siswa, orang tua, guru, kepala sekolah, hingga Dinas Pendidikan Jatim.
Ia menyebut Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah siswa terbanyak yang diterima di PTN secara nasional selama tujuh tahun berturut-turut melalui jalur SNBP dan SNBT sejak 2019 hingga 2026. Jatim juga empat kali berturut-turut menjadi juara umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dikmen tingkat nasional 2026.
Selain itu, pelajar Jawa Timur telah meraih 45.839 medali dalam berbagai kompetisi nasional yang tercatat dalam SIMT Puspresnas hingga 12 Mei 2026.
Baca juga: Wagub Emil Wagub Tegaskan Pentingnya Peran Mahasantri Merajut Kepemimpinan Nasional
Untuk memperluas akses pendidikan, Pemprov Jatim juga menyediakan lebih dari 143 ribu kuota beasiswa dan keringanan biaya pendidikan bagi calon siswa SMA/SMK swasta serta mahasiswa baru PTS pada 2026.
Khofifah juga menyoroti upaya penyelesaian persoalan Tunjangan Profesi Guru (TPG). Ia berharap pemerintah pusat dan daerah dapat segera menemukan solusi agar kesejahteraan guru semakin baik.
Baca juga: Gubernur Khofifah Komitmen Gencarkan Pasar Murah Jaga Daya Beli Masyarakat Pasuruan dan Sidoarjo
Sementara itu, Prof. Unifah mengatakan Khofifah memenuhi kriteria ketat untuk menerima Dwija Praja Nugraha. Menurutnya, penghargaan tersebut diberikan karena Pemprov Jatim dinilai memiliki komitmen kuat melalui dukungan anggaran, kebijakan pendidikan, kolaborasi dengan organisasi guru serta dunia usaha dan dunia kerja.
Ia menambahkan, Jawa Timur juga terpilih dalam program Go Public! Fund Education oleh Education International sebagai bagian dari kampanye penguatan investasi dan pendanaan pendidikan publik.
Editor : Wahyudi