KLIKJATIM.Com | Lamongan - Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita, bersama Direktur Utama PT Agrinas melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lamongan, Kamis (11/6/2026), untuk melihat secara langsung perkembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang menjadi salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis desa.
Kunjungan tersebut disambut Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan.
Baca juga: Aksi Amankan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan
Dalam agenda tersebut, rombongan mengunjungi tiga lokasi KDKMP yang menjadi percontohan, yakni di Desa Banjarejo, Kecamatan Sukodadi, Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, serta Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Lamongan.
Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo mengatakan, kunjungan ini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya penguatan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan koperasi yang terintegrasi dengan sektor pertanian.
Menurutnya, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki peran strategis dalam menggerakkan aktivitas ekonomi pedesaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah.
“Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi pedesaan sekaligus menyinergikan potensi pertanian lokal dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Baca juga: Sinergi Bea Cukai dan Industri Berbuah Manis, Empat Perusahaan Ekspor Serap 12 Ribu Tenaga Kerja
Selama berada di lokasi, Wakil Panglima TNI berdialog dengan pengurus koperasi, perangkat desa, serta masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan program. Rombongan juga meninjau sejumlah fasilitas pendukung seperti gerai usaha, gudang penyimpanan hasil produksi, hingga kendaraan operasional yang digunakan untuk menunjang kegiatan koperasi.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, efektivitas tata kelola koperasi, serta kemampuan koperasi dalam menyerap dan memasarkan komoditas lokal yang dihasilkan masyarakat.
Selain mengevaluasi pelaksanaan program, kunjungan tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan sektor usaha dalam membangun kemandirian ekonomi desa.
Sebagai salah satu daerah penghasil pangan utama di Jawa Timur, Lamongan dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan model koperasi yang terintegrasi dengan sektor pertanian, distribusi hasil panen, dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional secara berkelanjutan.
Editor : Fatih