Tabligh Akbar 100 Tahun Gontor Dihadiri Ribuan Jamaah, Perkuat Semangat Pendidikan dan Dakwah

Reporter : Fauzy Ahmad
Pimpinan Pondok Modern Gontor KH Hasan Abdullah Sahal saat menyapa tamu undangan

KLIKJATIM.Com | Ponorogo  -Ribuan jamaah memadati Lapangan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (8/6) malam. Mereka menghadiri Tabligh Akbar yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Gontor.

Acara tersebut menghadirkan sejumlah dai nasional, di antaranya Ustaz Abdul Somad, Ustaz Das’ad Latif, Ustaz Muhammad Fakhrurrazi Anshar, dan Ustaz Luqmanulhakim. Kehadiran para penceramah tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi santri, alumni, guru, serta masyarakat yang datang dari berbagai daerah.

Baca juga: Dua WNA Gendam Kasir Toko Perabotan Rumah Tangga di Ponorogo

Pimpinan PMDG, KH Hasan Abdullah Sahal, menegaskan bahwa peringatan satu abad Gontor tidak dimaknai sebagai perayaan semata. Menurutnya, momentum tersebut menjadi sarana untuk mengenang perjuangan para pendiri sekaligus mensyukuri perjalanan panjang lembaga pendidikan yang telah berdiri selama satu abad.

“Di Gontor semua untuk pendidikan. Tidak ada satu detik yang tidak untuk mendidik. Seratus tahun Gontor bukan perayaan, melainkan pengingat agar kita terus menjaga dan melanjutkan nilai-nilai yang diwariskan para pendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai pencapaian yang diraih selama 100 tahun harus menjadi modal untuk meneruskan perjuangan pendidikan dan pengabdian kepada umat pada masa mendatang.

“Nilai-nilai yang telah diwariskan harus terus ditegakkan dan dijaga agar Gontor semakin memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” katanya.

Baca juga: Bersihkan Rumah, Remaja Ponorogo Terjatuh ke Sumur Sedalam 25 Meter

Dalam kesempatan yang sama, Ustaz Luqmanulhakim yang juga merupakan alumni Gontor mengingatkan para lulusan agar tetap menjaga hubungan dengan pondok dan para kiai. Menurutnya, kedekatan dengan guru dan pesantren menjadi salah satu sumber keberkahan dalam menjalani kehidupan.

Sementara itu, Ustaz Das’ad Latif menilai Gontor telah berhasil menjadi lembaga pendidikan Islam yang mampu diterima oleh berbagai kalangan dan daerah di Indonesia. Ia berharap Gontor terus mempertahankan perannya sebagai pesantren modern yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Pada sesi penutup, Ustaz Abdul Somad mengajak jamaah untuk mensyukuri keberadaan Gontor yang selama satu abad telah melahirkan banyak tokoh dan sumber daya manusia yang berkiprah di berbagai bidang.

Baca juga: Pria Asal Balong Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Masjid Al Furqon Badegan

Menurutnya, keberhasilan Gontor tidak terlepas dari sistem pendidikan yang menyeimbangkan penguatan akidah, penguasaan bahasa, kepemimpinan, organisasi, serta pembentukan karakter.

“Semoga Allah memperbanyak pondok seperti Gontor yang terus melahirkan generasi terbaik untuk umat dan bangsa,” tuturnya.

Tabligh Akbar berlangsung hingga malam hari dengan suasana khidmat dan penuh antusiasme. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan 100 Tahun Gontor yang puncak perayaannya dijadwalkan berlangsung pada September 2026

Editor : Ratno

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru