Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Resmikan TUK Astra Honda di SMK Islam 1 Blitar

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
Melalui peresmian TUK Astra Honda di SMK Islam 1 Blitar oleh MPM Honda Jatim, para siswa kini bisa menempuh ujian keahlian dengan standar kerja riil dunia industri otomotif.

KLIKJATIM.Com | Blitar – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur & NTT, bersama PT Astra Honda Motor (AHM) meresmikan Tempat Uji Kompetensi (TUK) Astra Honda di SMK Islam 1 Blitar. Peresmian ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pendidikan vokasi berstandar industri, sekaligus meningkatkan kualitas kompetensi siswa dan guru di bidang Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda.

Acara peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Blitar, Dr. Indiyah Nurhayati, M.Pd; General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor, Ahmad Muhibbuddin; Technical Service Division Head MPM Honda Jatim, M. Bondan Priyoadi; serta Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. Gigih Widiyanto, M.Pd, Rabu (3/6/2026).

Baca juga: Satreskrim Polres Malang Ringkus Dua Pelaku Curanmor

Sebagai bagian dari rangkaian seremonial, dilakukan penyerahan sertifikat resmi sebagai SMK TUK beserta serah terima simbolis satu unit sepeda motor untuk fasilitas penunjang laboratorium praktikum. Pada kesempatan yang sama, MPM Honda Jatim juga menyerahkan satu unit sepeda motor tambahan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi luar biasa SMK Islam 1 Blitar yang sukses menyabet Juara 1 Nasional Festival Vokasi Satu Hati (FeVoSH).

TUK Astra Honda sendiri merupakan klasifikasi sekolah dengan kurikulum TSM Honda berstandar A+. Sekolah yang menyandang status TUK wajib memiliki fasilitas praktik, laboratorium, unit motor, tools and equipment, hingga tenaga pengajar yang memenuhi standar kompetensi ketat Astra Honda.

With diresmikannya fasilitas di SMK Islam 1 Blitar, jumlah sekolah binaan yang telah naik kelas dan menyandang status TUK Astra Honda di bawah naungan MPM Honda Jatim kini genap mencapai 17 sekolah. Secara keseluruhan, MPM Honda Jatim telah membina 100 SMK TSM Honda yang tersebar di wilayah Jawa Timur dan NTT.

Adapun 17 sekolah yang kini resmi berstatus TUK Astra Honda meliputi SMK PGRI 2 Ponorogo, SMK Turen Kabupaten Malang, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Kabupaten Malang, SMK Muhammadiyah 2 Genteng Kabupaten Banyuwangi, SMKN 1 Baureno Bojonegoro, SMK Islam Krembung, SMKN 1 Mojokerto, SMK Al Huda Kediri, SMKN 1 Mejayan, SMKN 1 Bendo Magetan, SMK Negeri 12 Malang, SMKN 1 Geger Madiun, SMKN 1 Jatirejo, SMKN 2 Kraksaan Probolinggo, SMK Krian 2 Sidoarjo, SMKN 5 Surabaya, serta SMK Islam 1 Blitar.

Keberadaan jaringan TUK ini menjadi pilar krusial dalam memperkuat keselarasan (link and match) antara dunia pendidikan dan sektor industri, guna memastikan para lulusan SMK memiliki kompetensi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja.

Baca juga: Harga Telur Anjlok, Peternak Ayam Blitar Demo Minta Pemerintah Turun Tangan

Technical Service Division Head MPM Honda Jatim, M. Bondan Priyoadi, menyampaikan bahwa perluasan TUK merupakan manifestasi dari komitmen berkelanjutan Honda dalam mendorong mutu pendidikan vokasi di tanah air.

"Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, kami berharap keberadaan TUK Astra Honda di SMK Islam 1 Blitar dapat menjadi sarana esensial peningkatan kompetensi siswa dan guru melalui pengalaman praktik langsung berstandar industri. Sehingga, mampu mencetak SDM unggul yang siap kerja serta tangguh menghadapi perkembangan industri otomotif masa depan," ujar Bondan.

Apresiasi tinggi juga dilayangkan oleh Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. Gigih Widiyanto, M.Pd. Ia mengaku bersyukur atas restu dan kepercayaan penuh yang didelegasikan oleh AHM dan MPM Honda Jatim kepada instansi yang dipimpinnya.

Baca juga: Wujud Kepedulian Sesama, SMK Negeri 2 Krian Gelar Aksi Donor Darah

"Peresmian TUK Astra Honda ini menjadi pencapaian penting bagi sekolah kami. Dukungan fasilitas ekosistem dan pembinaan terstruktur yang diberikan semakin mempertebal komitmen kami dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang berkualitas tinggi. Kami ingin siswa memperoleh pengalaman belajar yang representatif dan memiliki kompetensi yang klop dengan kebutuhan dunia kerja," ungkap Gigih.

Untuk menjamin mutu kelulusan, proses uji kompetensi di SMK binaan Astra Honda ini didukung langsung oleh para teknisi AHASS berpengalaman yang telah mengantongi kualifikasi minimal Technical Training Level 2 (TTL 2). Keterlibatan teknisi senior berjam terbang tinggi sebagai penilai (asesor) dalam Uji Kompetensi Keahlian (UKK) ini memastikan hasil kelulusan memenuhi standar kualitas kerja riil di industri.

Secara berkala, lewat program pembinaan SMK TSM Honda, MPM Honda Jatim dan PT Astra Honda Motor konsisten menggulirkan program pelatihan dan sertifikasi guru, praktik kerja industri, pembentukan teaching factory (TEFA), hingga penyediaan laboratorium modern guna mencetak generasi muda yang kompeten dan berdaya saing global. 

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru