KLIKJATIM.com | NGANJUK – Temuan tumpukan bata merah di pekarangan warga, tepatnya di Desa Kedungombo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, diduga merupakan bangunan candi peninggalan sejarah.
Dugaan itu diperkuat setelah tim arkeolog (ilmu kepurbakalaan) mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan beberapa waktu lalu. “Berdasarkan dari pengecekan tim arkeolog kemarin, di tempat ini memang indikasinya candi,” kata Aris Trio Effendi, seorang penjelajah benda purbakala.
Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global
[irp]
Menurutnya, indikasi itu terlihat dari struktur bangunan sebuah candi. Selain itu, di sekitar lokasi juga terdapat sungai yang secara keilmuan merupakan syarat keberadaan candi.
“Walaupun (temuan) struktur bangunan candi itu masih sedikit, akan tetapi persyaratan ada candi itu ada sungai. Dan di sini dekat sungai, bahkan bangunan ini ada di tengah-tengah sungai,” paparnya.
Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun
Saat melakukan pengecekan langsung di lokasi, pihaknya juga menemukan pecahan gerabah dan batu bata yang berserakan. Benda-benda tersebut diduga kuat merupakan material dari peninggalan masa kerajaan.
[irp]
Baca juga: Gubernur Jatim Pastikan Pemenuhan Kebutuhan Cairan Infus Untuk Rumah Sakit Tercukupi
Namun, pihaknya belum dapat memperkirakan terkait tahun pendiriannya. Hasil temuannya itu akan disampaikan kepada pimpinan dan koordinasi dengan dinas yang berkaitan.
Pantauan di lapangan, bangunan diduga candi tersebut memiliki luas sekitar 7 sampai 10 meter persegi. Sebagian struktur tertimbun tanah yang belum diketahui pasti kedalamanya. Pepohonan dan rumput tumbuh subur. (ab/hen)
Editor : Redaksi