KLIKJATIM.Com | Gresik – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik meluncurkan program “Hari Fraksi” yang digelar setiap hari Jumat. Program ini membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan "Sambatan" (aduan) maupun aspirasi secara langsung di Kantor DPC PKB Gresik, Jalan RA Kartini No. 162.
Melalui program tersebut, masyarakat dapat bertemu langsung dengan anggota Fraksi PKB DPRD Gresik untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi.
Baca juga: Hari Bumi, Fraksi PKB DPRD Gresik Gelar Diskusi Cari Solusi Darurat Sampah dan Ancaman Mikroplastik
Ketua DPC PKB Gresik, Much Abdul Qodir, menjelaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Ketua Umum PKB yang mendorong perubahan pola kerja partai agar lebih dekat dengan masyarakat.
“Ini bagian dari perubahan pola kerja internal kami. Hari Jumat ditetapkan sebagai Hari Fraksi, di mana seluruh anggota fraksi wajib berkantor di DPC untuk menerima, menyerap, serta membantu menyelesaikan persoalan masyarakat,” ujar Qodir usai launching program Hari Fraksi di Kantor DPC PKB Gresik, Jumat (1/5/2026).
Menurutnya, program ini tidak sekadar menjadi forum serap aspirasi, tetapi juga bentuk kehadiran nyata partai di tengah masyarakat. Anggota fraksi diharapkan tidak hanya mendampingi, tetapi juga aktif membersamai masyarakat dalam menyelesaikan persoalan, mulai dari pendidikan hingga layanan kesehatan.
Ia menambahkan, setiap aspirasi yang masuk akan dipetakan oleh Ketua Fraksi untuk ditentukan langkah tindak lanjutnya. Aspirasi yang bisa langsung diselesaikan akan segera dikomunikasikan kepada pemerintah, sementara yang memerlukan pembahasan lebih lanjut akan ditangani oleh komisi terkait di DPRD.
Dalam pelaksanaannya, anggota Fraksi PKB DPRD Gresik akan hadir secara bergiliran setiap Jumat mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Warga dapat datang langsung untuk menyampaikan keluhan yang kemudian akan dicatat dan diproses.
“Program ini tidak boleh memperpanjang "birokrasi" penanganan masalah. Aspirasi harus segera ditindaklanjuti secara konkret. Jika belum bisa diselesaikan sepenuhnya, masyarakat tetap harus mendapat penjelasan. Yang penting tidak boleh ada aspirasi yang mandek,” tegas Qodir.
Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik, Imron Rosyadi, menyebut setiap aduan akan melalui proses registrasi dan klasifikasi sesuai kewenangan.
“Aspirasi yang masuk akan dicatat, dipetakan, lalu ditindaklanjuti dalam bentuk program. Jika memungkinkan, akan langsung kami komunikasikan dengan OPD terkait,” jelasnya.
Baca juga: Jelang Muscab, Syahrul Munir Kantongi Dukungan Kuat DPAC untuk Pimpin PKB Gresik
Ke depan, Kantor DPC PKB Gresik juga akan dikembangkan sebagai “rumah aspirasi” masyarakat. Selain layanan tatap muka, PKB tengah menyiapkan platform digital agar masyarakat dapat memantau perkembangan aduan mereka secara transparan.
“Setiap laporan akan terdokumentasi dan bisa ditelusuri. Masyarakat nantinya bisa memantau sejauh mana penanganan aduannya,” tambahnya.
Program Hari Fraksi ini juga akan dievaluasi secara berkala mulai dari tingkat DPC hingga DPW, guna memastikan efektivitas sekaligus mengukur kinerja anggota fraksi.
Editor : Abdul Aziz Qomar