KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Sempat dikabarkan reaktif positif covid-19 atau virus corona saat dirapid tes, akhirnya seorang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2A Bojonegoro dinyatakan negatif. Kepastian itu diperoleh setelah dilakukan tes PCR.
Kalapas Bojonegoro Edy Saryanto mengatakan, warga binaan Lapas Bojonegori itu telah dilakukan tes PCR pada 3 Mei 2020. Hasilnya, yang bersangkutan dinyatakan negatif.
Baca juga: Kepercayaan Jadi Fondasi Distribusi Energi, PT Patra Logistik Tunjukkan Perannya di ELSF 2026
[irp]
Dijelaskan Edy, saat ini warga binaan tersebut masih menjalani isolasi di RS Darmo, Surabaya. Warga binaan tersebut dirawat di Surabaya setelah dinyatakan raktif saat dilakukan rapid tes.
"Sekarang posisinya masing di RS Darmo dan saya harap bisa tetap dirawat di sana," ujarnya.
Baca juga: Laka Maut di Tikungan Gumitir: Nekat Mendahului, Truk Hantam Pengendara Motor Hingga Tewas
Dijelaskan Kalapas, warga binaan tersebut diketahui sejak tahun 2013 telah memiki riwayat penyakit dalam. Yang bersangkutan sering keluar masuk poli jantung selama menjalani masa tahanan di Lapas Bojonegoro.
[irp]
Baca juga: Sakit Hati Berujung Pidana, Pemuda di Sampang Nekat Sebar Video Pornografi Hasil Rekam Layar
"Yang pasti memang benar ada yang positif covid-19 dan setelah sekarang dia ternyata sudah negatif," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan satu orang nara pidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2A Bojonegoro terinfeksi positif virus corona covid-19 dan dirawat di Rumah Sakit Darmo di Surabaya. Seperti yang disampaikan oleh Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Reynhard Silitonga dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI, Senin (11/5/2020) kemarin. (mkr)
Editor : M Nur Afifullah