KLIKJATIM.Com | Mojokerto - Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Provinsi Jawa Timur mendorong penguatan rantai pasok industri dengan mempertemukan 30 Industri Kecil Menengah (IKM) Jawa Timur dalam kegiatan Temu Bisnis yang digelar di Hotel Ayola Sunrise, Mojokerto. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara pelaku IKM dengan industri besar untuk menciptakan peluang kerja sama konkret yang dapat meningkatkan daya saing sektor industri daerah.
Salah satu hasil nyata dari kegiatan tersebut adalah terjalinnya kemitraan antara IKM Mojokerto, PT Sumber Makmur Techno Perkasa, dengan PT Airaya Giri Adyatma, selaku kontraktor pada proyek PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS)—pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).
Baca juga: KEK Gresik Disiapkan Jadi Pusat Hilirisasi Berdaya Saing Global
Kerja sama yang ditandatangani meliputi pengadaan dan pemesanan pembuatan Cover Box Hydrant beserta jasa pemasangannya sebanyak 30 unit. Kesepakatan ini menjadi contoh konkret bagaimana IKM lokal dapat masuk ke rantai pasok industri besar, sekaligus menunjukkan kemampuan sektor IKM dalam menyediakan kebutuhan industri yang bersifat teknis dan berstandar.
Kepala Bidang Pemberdayaan Industri Diskoperindag Jatim, Arif Khamzah, menyampaikan bahwa posisi IKM Jawa Timur sangat strategis dalam struktur perekonomian daerah maupun nasional. Menurutnya, IKM memiliki peran besar sebagai penopang ekonomi daerah, penggerak industri berbasis kearifan lokal, dan penghasil berbagai produk kreatif hingga manufaktur ringan yang memiliki daya saing tinggi.
Baca juga: JIIPE Perkuat SDM Lokal, Kolaborasi dengan SMK dan Kampus Ditingkatkan
“IKM Jawa Timur memiliki potensi sangat besar. Peran mereka bukan hanya sebagai pelaku usaha lokal, tetapi juga sebagai bagian penting dari rantai pasok industri nasional.” ujarnya.
Arif menambahkan bahwa Jawa Timur memiliki banyak kawasan industri strategis yang terus berkembang. Keberadaan kawasan-kawasan tersebut membuka peluang luas bagi IKM untuk menjadi mitra industri besar, baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Kemitraan antara industri besar dan IKM merupakan kebutuhan strategis untuk membangun rantai pasok yang lebih efisien, mengurangi ketergantungan impor, dan meningkatkan nilai tambah dalam negeri. Dengan sinergi yang baik, kita dapat membangun ekosistem industri yang saling menguatkan,” tambahnya.
Editor : Wahyudi