KLIKJATIM.Com | Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, kini fokus pada penguatan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di sektor pangan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. Langkah strategis ini diharapkan dapat memaksimalkan potensi desa dan menciptakan kemandirian ekonomi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, mengungkapkan bahwa lebih dari seperlima Bumdes Pangan di Sumenep telah berfokus pada peternakan ayam, baik petelur maupun pedaging.
Baca juga: Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Gresik Hadirkan Promo Staycation 'School Holiday is Coming'
"Diperkirakan pada bulan November 2025 mendatang, akan terjadi lonjakan signifikan dalam produksi ayam petelur dan ayam pedaging," jelas Anwar, Senin (22/9).
Baca Juga : Ratusan Guru Honorer di Sumenep Tersisih dari Usulan PPPK, Bakal Gelar Aksi ProtesIa berharap, peningkatan produksi ini tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga membuka peluang pasar ke daerah lain.
Selain peternakan, sektor pertanian juga menunjukkan tren positif. Tanaman pangan seperti padi dan jagung akan segera memasuki masa panen raya. Begitu pula dengan hasil hortikultura seperti cabai dan tomat yang banyak dikembangkan di Kecamatan Rubaru, Manding, dan Ambunten. Sektor perikanan di daerah pesisir juga mengalami perkembangan pesat seiring meningkatnya permintaan pasar.
Baca juga: Honda Premium Matic Day Blitar Meriahkan Akhir Pekan, Padukan Komunitas Motor dan Program UKH
Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi dan Kerjasama Desa (PUEKD) DPMD Sumenep, Fadholi, menambahkan bahwa tujuan utama penguatan Bumdes Pangan bukan hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga menciptakan kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.
Baca Juga : Kejari Sumenep Banding Putusan Bandar Narkoba Riyanto Yang Terlalu Ringan"Lebih dari sekadar produksi, penguatan Bumdes Pangan bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi desa yang berkesinambungan," ujar Fadholi.
Ia berharap ledakan ekonomi dari sektor pedesaan ini bisa menjadi titik awal kebangkitan ekonomi Sumenep secara keseluruhan.
Baca juga: Pamit ke Ladang Usai Ashar, Lansia di Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
"Gerakan ekonomi ini datang dari desa untuk desa, yang pada akhirnya memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan di wilayah kabupaten," pungkasnya. (yud)
Editor : Hendra