ODP di Blitar Meninggal Dunia Usai Bakar Diri Saat Isolasi Mandiri

klikjatim.com
Ilustrasi

KLIKJATIM.Com l Blitar - Seorang pria berstatus Orang dalam Pemantauan (ODP) berinisial M (32) asal Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar,  nekat bakar diri. Pasien yang sedang dalam masa karantina mandiri ini diduga depresi.

Kronologi aksi bakar diri ini dimulai ketika korban menjalani masa karantina mandiri di rumahnya. Sebelumnya korban dirawat di Kediri dan pulang pada 17 April 2020. Korban kemudian diberi status ODP. Sebab Kediri sudah dinyatakan sebagai daerah zona merah virus corona.

Baca juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk 200 Balita dan Lansia

[irp]

Entah kerasukan setan apa, korban kemudian membakar diri dengan menyiramkan bensin ke tubuh. Keluarga yang mengetahui percobaan bunuh diri segera menolong dan membawa ke rumah sakit. Korban dirawat tiga hari lalu dan dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo.

Direktur RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi Endah Woro Utami mengatakan, korban tiba di rumah sakit sudah tidak sadarkan diri. Kondisinya pun sudah mengalami luka bakar yang cukup parah.

Baca juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI, PLN Tebar Promo "Merdeka Daya": Diskon Tambah Daya 50 Persen Lewat PLN Mobile

[irp]

"Sudah diupayakan di IGD semaksimal mungkin, jam 10 pasien meninggal," ujar Woro, Jumat (24/4/2020).

Juru bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengungkapkan, korban dimakamkan dengan protokol Covid-19. Sebab, meninggal dengan status ODP.

Baca juga: DPRD Jember Soroti Anggaran Stiker Warga Miskin Rp 2,8 Miliar, Dinsos PPPA Beberkan Alasan Pengajuan

Para petugas mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap dalam prosesnya. "Meninggal lalu dimakamkan dengan protokoler kesehatan," pungkasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru