Pemkot Surabaya Tingkatkan Pelacakan Positif Covid-19

klikjatim.com
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya terus meningkatkan tracing atau pelacakan terhadap pasien positif virus corona (Covid-19). Upaya ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dinas Kesehatan Kota Surabaya bersama sejumlah instansi saat ini masih menelusuri jejak perjalanan pasien positif.

[irp]

Baca juga: ASN Dinas ESDM Jatim Ramai-ramai Kembalikan Uang Pungli Izin Tambang ke Kejati, Totalnya Segini

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengungkapkan, pihaknya masih melakukan tracing kepada pasien Surabaya yang terkonfirmasi Covid-19. Saat pasien tersebut diketahui positif, maka saat itulah dinas terkait langsung melacak perjalanan pasien sebelum hingga sesudah pasien dinyatakan terkonfirmasi. “Ini penting. Misalkan dia bilang dari pasar. Maka kita harus tracing ke seluruh pasar itu,” kata Wali Kota Risma.

Dijelaskan, penambahan angka positif pasien itu bukan dari cluster baru. Namun peningkatan status dari penambahan angka pasien orang dalam pemantauan (ODP), pasien dengan pengawasan (PDP) dan orang tanpa gejala (OTG). Dia mencontohkan ada orang dalam resiko (ODR) kemudian ada yang positif. Setelah menerima hasil tersebut akan dilakukan tracing semua.

Baca juga: Dorong Humas Proaktif dan Respon Akurat, Terminal Teluk Lamong Integrasikan AI dalam Strategi Kehumasan

Hingga kini jumlah pasien yang mengalami peningkatan status yakni, ODP mengalami peningkatan status menjadi konfirmasi sebanyak 4 orang. Kedua, pasien PDP mengalami peningkatan status sebanyak 206 pasien. Terakhir, 60 orang pasien OTG mengalami perubahan status terkonfirmasi.

[irp]

Baca juga: Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Budaya Membaca untuk Wujudkan SDM Berdaya Saing Global

Sementara itu pasien terkonfirmasi sebanyak 270 orang. Rinciannya 102 pasien dirawat inap, 94 rawat jalan, 45 pasien sembuh, dan 29 orang yang meninggal. Uuntuk pasien PDP berjumlah 703 pasien, dengan rincian 259 rawat jalan, 216 rawat inap, selesai dipantau atau sembuh sebanyak 226 dan 2 pasien meninggal.

Selanjutnya, kata dia, untuk pasien yang bertatus sebagai ODP, dengan rincian 953 rawat jalan, 110 rawat inap, sembuh 743 dan nol pasien yang meninggal. Sehingga, total ODP sebanyak 1.806 pasien. Kemudian, untuk pasien OTG dengan total 584 pasien, terdiri dari 224 rawat jalan, 360 sembuh dan nol yang meninggal. Untuk pasien ODR jumlahnya sebanyak 4.270, terdiri dari 3.987 rawat jalan dan 283 sembuh. Kita punya nama alamat yang jelas kita awasi mereka dengan jelas juga. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru