Presiden Jokowi Resmikan Flyover Juanda dan 20 Proyek Infrastruktur di Jatim, Pj. Gubernur Adhy: Konektivitas Lancar, Perekonomian Meningkat

Reporter : Wahyudi

KLIKJATIM.Com | SURABAYA - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mendampingi Presiden Joko Widodo meresmikan jalan layang (flyover) Juanda di Sidoarjo, Jumat (06/09).

Peresmian ditandai dengan penekanan sirene oleh Presiden Jokowi bersama Pj. Gubernur Adhy dan dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh presiden.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Usai peresmian, Adhy menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan Kementerian PUPR yang telah membantu membangun flyover Juanda sepanjang 858 meter. Infrastruktur ini dikatakan Adhy sangat bermanfaat dalam mengatasi kemacetan akibat perlintasan sebidang.

"Kami atas nama pemerintah provinsi Jawa Timur menyampaikan terima kasih atas peresmian flyover Juanda yang dilakukan oleh Bapak Presiden. Semoga peresmian hari ini dapat memperlancar akses konektivitas dari Surabaya ke Sidoarjo dan ke Bandara Internasional Juanda," kata Adhy.

Sebagai informasi, pembangunan flyover Juanda menelan anggaran sebesar Rp363 miliar. Jalan layang tersebut memiliki dua jalur, yaitu flyover A sebagai akses Sidoarjo-Juanda sepanjang 435 meter dan flyover B Juanda-Surabaya sepanjang 423 meter. 

"Kita berharap pembangunan jalan layang ini dapat mengatasi kemacetan baik dari Sidoarjo ke Surabaya ataupun ke Juanda," katanya.

Selain flyover Juanda, dalam kesempatan tersebut juga diresmikan 9 jembatan callender hamilton sepanjang 797 meter serta 11 ruas jalan sepanjang 66km yang tersebar di 8 kota/kabupaten di Jatim.

Dengan adanya peresmian sejumlah infrastruktur tersebut, Adhy berharap dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat Jawa Timur.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

"Kita berharap, infrastruktur yang telah dibangun ini berdampak pada peningkatan roda perekonomian masyarakat sehingga pada akhirnya pertumbuhan ekonomi di Jatim dapat meningkat secara signifikan dan kemiskinan bisa berkurang," pungkasnya.

Sementara itu, Presiden Jokowi menyampaikan, pembangunan infrastruktur yang selama ini dilakukannya merupakan upaya untuk mempercepat mobilitas barang dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia.

"Kita terus membangun dan memperbaiki infrastruktur di berbagai daerah agar konektivitas semakin baik, agar aktivitas dan mobilitas masyarakat semakin lancar, sehingga biaya logistik menjadi semakin murah dan efisien dan akhirnya perekonomian di daerah semakin berkembang dan maju," katanya.

Lebih lanjut Jokowi menyebutkan, flyover Juanda dibangun sejak tahun 2022 dengan biaya Rp363 miliar. Sementara untuk 9 jembatan callender hamilton sepanjang 797 meter dibangun di 8 kab/kota di Jatim dengan total anggaran Rp1,4 triliun.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Delapan kota/kab yang dimaksud adalah Kota Kediri, Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Bojonegoro, Kota Jember dan Kabupaten Banyuwangi.

Terakhir untuk 11 ruas jalan sepanjang 66 km menelan anggaran sebesar Rp379 miliar. Pembangunan ini kata Jokowi, ditangani dengan Inpres jalan daerah dan tersebar di 8 kab/kota di Jatim yakni Kab. Pamekasan, Sampang, Sumenep, Pasuruan, Jombang, Gresik, Lamongan dan Sidoarjo.

"Semoga dengan infrastruktur yang semakin baik ini, pergerakan orang dan barang di provinsi Jawa Timur akan semakin lancar dan pertumbuhan ekonomi juga akan mengalami peningkatan," pungkasnya. (gin)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru