KLIKJATIM.Com | Gresik - Kontestasi Pilkada di Gresik saat ini masih ada satu pasangan calon yang mendaftar ke KPU Kabupaten Gresik, yakni pasangan calon Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif.
M. Syahrul Munir, salah satu bakal calon Bupati dari PKB menyampaikan permohonan maaf ke publik lantaran hingga saat ini belum mendapatkan Calon Wakil Bupati.
"Atas kontestasi Pilkada 2024 di Gresik, saya Muhammad Syahrul Munir mengucapkan terima kasih kepada rakyat Gresik yang selama ini sudah mendukung dan berjuang bersama saya," tuturnya melalui keterangan tertulis.
Baca juga: Semarakkan HUT ke-81 RI, Icon Mall Gresik Gandeng PMI Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah
Syahrul menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, keluarga besar, kepada PKB sebagai pengusung utama, beberapa partai pendukung, para ulama serta jaringan relawan dan simpatisan dari berbagai elemen yang sudah berjuang hingga saat ini.
"Semoga mendapatkan balasan setimpal atas nilai perjuangan dan pengabdian semata-mata menginginkan agar Kabupaten Gresik lebih baik di masa yang akan datang," tutur Syahrul.
Syahrul menjelaskan, memasuki masa pendaftaran ini, dia mengaku tidak kunjung mendapatkan Pasangan Calon Wakil Bupati sebagai syarat mutlak pendaftaran ke KPU.
Baca juga: Diduga Curi Uang Rp380 Ribu di Toko Kelontong, Pria di Driyorejo Gresik Diamankan Polisi
"Sejak awal saya menerima mandat tugas dari PKB pada 12 Juni hingga per pukul 02.00 WIB tadi saya belum juga mendapatkan sosok yang dimaksud, sehingga saya harus menyerahkan kembali mandat tugas saya kepada PKB dan beberapa Partai pengusung," imbuh dia.
Dijelaskan, dinamika politik di Gresik cukup berat. Selama masa sosialisasi dalam kurun 4 bulan terakhir, dia merasakan secara langsung bahwa masyarakat menginginkan perubahan dalam hal tatanan kebijakan.
Baca juga: Pesta Merdeka Green Garden Regency, Tawarkan Bonus Furniture Rp17 Juta Tanpa Diundi
"Namun keadaan politik terakhir ini tentu memerlukan pertimbangan dan sikap secara rasional. Saya berharap suatu saat muncul pemimpin-pemimpin yang siap dan berani sehingga demokrasi di Gresik bisa berjalan secara ideal," harap dia. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar