KLIKJATIM.Com | Jombang - Sebuah mobil minibus Elf yang berisi rombongan pesilat mengalami kecelakaan di Jalan Raya Sembung, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.
Kejadian kecelakaan tersebut terjadi pada Selasa 13 Agustus 2024, di mana mobil Elf bernopol S-7846-W dikemudikan M Rokim (36) warga Kecamatan Tembelang, Jombang dengan 14 penumpang pesilat yang menurut informasi akan menghadiri sebuah acara di Madiun dari tempat berangkatnya Desa Sengon, Jombang.
Baca juga: Polres Jombang Perkuat Sinergi Pengamanan Jelang Muktamar NU ke-35
Menurut salah satu penumpang, AS (19) mengatakan jika awal mula Elf yang ditumpangi bersama belasan penumpang oleng, dipicu muncul kendaraan lain yang tidak diketahui terlalu ke tengah saat mengambil haluan kanan.
"Tahunya setelah itu kendaraan oleng dan terguling, setelah yang ada didalam cepat-cepat gantian keluar dari mobil," katanya.
Baca juga: Polres Jombang Siagakan Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Kekeringan serta Karhutla
Akibat kecelakaan tersebut, sejumlah tiga penumpang dan sopir alami luka-luka yang kemudian telah mendapat perawatan di puskesmas terdekat.
Baca juga: Warga Desa Betek Kabupaten Jombang Geger Penemuan Mayat Bayi Terbungkus KresekKanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Iptu Anang Setiyanto mengungkapkan jika pihaknya sedang dalam proses penanganan kecelakaan olengnya elf berisi rombongan pesilat ini.
"Tadi kami terima laporan ada laka tunggal dikendarai adik-adik kita diduga dari perguruan silat IKSPI dari Sengon ke Caruban, Madiun, sejumlah orang luka ringan termasuk sopir lecet-lecet dan tiga lainnya luka dirawat, lainnya tidak luka atau selamat," ungkapnya.
Baca juga: Upacara HUT ke-80 RI di Desa Brambang: Meriah dengan Nuansa Kearifan Lokal
Mengenai kronologi pasti kejadian kecelakaan tersebut, Anang mengaku masih dalam tahap penyelidikan usai olah TKP dan mengamankan barang bukti kendaraan ke kantor Satlantas Polres Jombang.
"Kita masih dalami dalam rangka apa ke Madiun, dan kita masih fokus kepada korban yang luka kita tangani, dan penyebab kecelakaan masih dalam lidik kami," pungkasnya. (qom)
Editor : Diana