Khofifah Bangga Kualitas Pendidikan Siswa Khadijah Terus Meningkat

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya  - Ketua Dewan Pembina Yayasan Khadijah Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kebanggaannya pada kualitas pendidikan sekolah Yayasan Khadijah yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

"Peningkatan kualitas pendidikan itu dilihat dari persentase diterimanya siswa SMA Khadijah di perguruan tinggi negeri dalam seleksi SNBP (Seleksi Nasional Berbasis Prestasi) tahun 2024 yang mencapai 70 persen," kata Khofifah saat halal bi halal keluarga besar Yayasan Khadijah di Surabaya, Kamis.

Baca juga: Perkuat Visi dan Soliditas, Yayasan Al Hadi Rajekwesi Bojonegoro Gelar Sarasehan Pendidikan

Dari total 71 siswa SMA Khadijah yang mendaftar SNBP sebanyak 58 orang dinyatakan diterima perguruan tinggi negeri (PTN) tanpa tes.

"Secara persentatif saya rasa jumlah siswa SMA Khadijah yang diterima PTN dengan jalur tanpa tes ini adalah yang tertinggi, untuk sekolah swasta ya. Ini membuktikan bahwa kualitas pendidikan di lembaga ini sangat terkontrol dan ter-manage," kata Khofifah.

Ia menjelaskan,  dari total 71 orang yang mendaftar SNBP sebanyak 50 siswa diterima PTN dan delapan yang lain diterima di sekolah pendidikan instansi vertikal. Semuanya diterima tanpa tes atau jalur prestasi.

Sebagai apresiasi, dalam kegiatan ini, Khofifah secara khusus memberikan hadiah pada 58 siswa tersebut. Semua siswa tersebut mendapatkan hadiah berupa buku berjudul Khofifah Indar Parawansa Pemimpin Perubahan.

Sebagai alumnus SMP dan SMA Khadijah, Khofifah paham betul seluk beluk sistem pendidikan yang dijalankan di sini. Yang mana sistem pendidikan di sini tak hanya mengedepankan penguatan akademik, tapi juga pembentukan karakter dan pengajaran ahlussunah wal jamaah.

Baca juga: Guru Kompeten, Lulusan Berkualitas: MPM Honda Jatim Perkuat Pendidikan Vokasi melalui TSM Honda

"Salah satu yang saya ingat untuk diajarkan di semester satu SMP adalah aqidatul awam. Sekarang mulai SD. Maka tadi yang saya sampaikan adalah saya ingin lalaran (hafalan melalui pelafalan) aqidatul awam ini menjadi lalaran reguler. Termasuk saat nanti ada perpisahan dan wisuda siswa, aqidatul awam  ini jadi salah satu lalarannya," ujar Khofifah.

Aqidatul awam adalah nadhoman yang berisi ajaran aqidah yang diperuntukkan bagi para umat Islam untuk mengenal ilmu tauhid lebih dalam. Lalaran ini diyakini Khofifah akan menjadi penguatan akidah para siswa Khadijah

"Kiai Wahab Turham memang mendesain sekolah ini sebagai pesantren kota. Jadi tidak hanya akademik, tapi Ilmu agama juga diajarkan dengan kuat. Selain itu dari segi ilmu sosial juga dikuatkan. Begitu juga dengan ilmu pengetahuan. Semua komplit," ucapnya.

Baca juga: Kuota Kosong Dialihkan, Gubernur Khofifah Ingatkan Calon Murid SPMB Jatim Segera Daftar Ulang

Lantaran sistem pendidikan yang sudah terbentuk dan sudah dijalankan dengan sangat baik, Yayasan Khadijah berencana untuk memperluas jangkauan sekolah di berbagai daerah di Indonesia.

Khofifah mengatakan sejauh ini memang sudah banyak pihak yang mengajukan diri untuk melakukan filial sekolah Khadijah. Seperti di Kalimantan, Samarinda, Sulawesi dan Balikpapan. Tapi sejauh ini Khadijah belum menyetujui adanya kelas jauh atau filial tersebut dan ingin fokus mengembangkan sekolah Khadijah di Surabaya.

"Namun karena saat ini SDM di sini sudah cukup banyak untuk melakukan pembinaan di tempat lain, sebelum tiga tahun ke depan targetnya kita akan punya SMA Khadijah lebih dari satu. Mohon doa semua," ucapnya. (ant/gin) 

Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru